Sekilas Info

ANAK ADAT

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Indra Fadhilla Siregar Dikukuhkan Jadi Anak Adat Suku Kei

Foto: ANTARA/Siprianus Yanyaan Pengukuhan Kapolres Maluku Tenggara (Malra) AKBP Indra Fadhilla Siregar S.IK MH menjadi anak adat suku Kei.

satumalukuID - Kapolres Maluku Tenggara (Malra) AKBP Indra Fadhilla Siregar S.IK MH yang akan mengakhiri masa tugasnya di tanah Kei dikukuhkan menjadi anak adat suku Kei.

Pengukuhan Kapolres Malra oleh Raja-Raja Kei ini dilangsungkan pada Selasa, di Ohoi Danar, tepatnya di kediaman Raja Danar, dan disaksikan Bupati Malra M Thaher Hanubun, Wali Kota Tual Usman Tamnge, Pimpinan TNI, Tokoh Adat, serta masyarakat.

Mengawali proses pengukuhan itu, Kapolres Indra bersama istri diarak menuju kediaman Raja Danar dimana tempat berkumpulnya raja-raja Kei, menggunakan replika belan "bel bel nisyaf".

Setibanya di kediaman raja, dilanjutkan dengan prosesi adat oleh Raja-Raja Kei, dan disetujui oleh para Raja Kei baik Ursiuw maupun Lorlim untuk menjadikan Kapolres Indra sebagai anak adat Kei.

Ketua Dewan Adat Kei Abdul Hamid Rahayaan yang juga merupakan raja di Kei menyampaikan persetujuan dan mengukuhkan Kapolres Indra menjadi anak adat Kei, dan memberi nama panggilan Indra Fadhilla Siregar Kei.

"Kami raja-raja hanya berpesan agar Kapolres tetap memikul adat Kei dalam aktifitasnya baik di daerah ini, maupun di tempat tugas ke depan", ujar Abdul Hamid.

Sementara itu, Bupati Malra M Thaher Hanubun pada kesempatan yang sama pada acara tersebut mengungkapkan, pengukuhan sebagai anak adat bukan hanya sekadar di bibir namun sampai ke hati dan melahirkan kasih.

"Selaku Pemda berterima kasih banyak, karena banyak hal baik yang sudah dibuat Kapolres kepada daerah ini selama berada di daerah ini dan itu sebuah prestasi", ujar Thaher.

Thaher menuturkan, Kapolres Indra yang merupakan suku Batak sudah barang tentu kemana-mana menjunjung tinggi adat dan budayanya, semoga dikukuhkannya Kapolres Indra sebagai salah satu anak adat Kei juga menjunjung tinggi adat Kei.

Satu kebanggaan buat masyarakat Kei dan itu luar biasa, ketika Kapolres Indra menjadi anak ada Kei, kata Thaher.

Kapolres Indra pada kesempatan yang sama menyampaikan dirinya kini selaku putra Kei tidak mempunyai kepentingan apapun atas pengukuhan ini, kecuali ingin menjadi bagian dari masyarakat Kei.

"Saya ingin apa yang saya berikan kepada masyarakat Kei diterima dan berguna untuk mencegah hal-hal negatif sehingga kita hidup rukun aman dan damai serta bahagia."

Ia mengakui, selama dua tahun lebih berdinas di Malra dan Tual, dirinya sebenarnya tau apa yang dirasakan orang Kei, sehingga kehormatan yang diberikan akan tetap dijaga.

"Jika dalam waktu dekat ini saya ditugaskan di tempat yang baru, dan ada orang bertanya tentang Kei, maka tanya saya karena saya salah satu bagian dari Kei," kata Kapolres Indra.

Baca Juga

error: Content is protected !!