Sekilas Info

KASUS PERKOSAAN

Siswi SMA di Namlea Dibikin Mabuk Lantas Diperkosa Dua Teman Sekolah, Sambil Direkam Teman Wanita Korban

satumalukuID- Siswi SMA di Namlea, Kabupaten Buru, berinsial NB (16), harus menahan malu. Pasalnya, video dia diperkosa dua pemuda, teman sekolahnya sendiri beredar luas. Video itu direkam teman wanita mereka.

Aksi tak senonoh itu terjadi setelah NB mabuk berat usai dipaksa meneguk minuman keras tradisional jenis sopi, di salah satu kos-kosan, kawasan Telaga Lontor, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Jumat (7/2/2020) pukul 17.00 WIT.

Kini, dua lelaki, pelaku perkosaan terhadap anak di bawah umur ini, yakni DF dan AW bersama IL, teman wanita korban yang merekam video, telah mendekam di rumah tahanan Polres Pulau Buru. Para pelaku ini adalah teman sebaya korban sendiri.

"Kasus ini baru diketahui oleh korban setelah video rekaman adegan itu beredar luas. Korban yang tidak terima kemudian melaporkan kepada polisi," kata sumber kepada satumalukuID, Senin (17/2/2020).

Kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur dan pornografi ini berawal ketika DF bersama AW, IL dan sejumlah rekan lainnya datangi korban di rumahnya, pada salah satu kawasan di Kota Namlea.

Korban lalu diajak untuk merayakan hari ulang tahun salah satu temannya di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di TKP, mereka membeli sopi dua botol. Korban diduga dipaksa meneguk sopi hingga tak sadarkan diri.

Melihat korban sudah dalam kondisi mabuk berat, nafsu bejat DF dan AW akhirnya tak dapat dibendung. NB lalu diperkosa secara bergilir, sambil ditonton teman-teman mereka. Bahkan, adegan itu sempat direkam IL, siswi SMA, teman sekolah korban.

"Kalau pelaku DF, pernah bersekolah yang sama dengan korban dan teman-temannya. Tapi dikeluarkan karena pernah melakukan pelanggaran berat," tambah sumber itu.

Sumber kepolisian yang enggan menggunakan identitasnya ini mengaku dalam kasus itu, penyidik menetapkan 3 tersangka. Yaitu DF dan AW. Mereka dijerat tentang persetubuhan terhadap anak di bawah umur, pasal 81 ayat (3) jo pasal 81 ayat (1) UU RI No.17 tahun  2016, Penetapan Perpu No.1 tahun 2016, Perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU sebagaimana telah dirubah dalam UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5-15 tahun penjara.

Sementara untuk IL, seorang siswi SMA yang merekam adegan itu, dijerat pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) UU RI No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan atau pasal 45 ayat (1) jo PSL 27 ayat (1) UU RI No.19 tahun 2016 tentang  perubahan atas UU RI No.11 tahun 2008 tentang  ITE dengan ancaman hukuman 6 bulan sampai dengan 12 tahun penjara (UU Pornografi).

Kasubbag Humas Polres Pulau Buru, Ipda Zulkifli Asril yang dikonfirmasi satumalukuID, malam ini membenarkan adanya laporan kasus tersebut. Menurutnya, para pelaku telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. “Iya benar," kata Asril yang mengaku sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di Kota Ambon.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!