Sekilas Info

PEDULI KEMANUSIAAN

Pemuda Maluku Indonesia Bersatu Aksi Kemanusiaan pada Pengungsi Gempa Tulehu, Waai, Liang dan Kairatu

Foto: Ist Aksi peduli kemanusiaan dilakukan Badan Pengurus Pusat pemuda Maluku Indonesia Bersatu di empat lokasi bencana gempabumi yakni Tulehu, Waai, Liang kecamatan Salahutu kabupaten Maluku Tengah dan Kairatu kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (17/2/2020).

satumalukuID - Badan Pimpinan Pusat Pemuda Maluku Indonesia Bersatu (BPP PMIB) berbagi kasih dengan ribuan pengungsi korban gempabumi di provinsi Maluku.

Aksi peduli kemanusiaan dilakukan di empat lokasi bencana gempabumi yakni Tulehu, Waai, Liang kecamatan Salahutu kabupaten Maluku Tengah dan Kairatu kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Aksi peduli kemanusiaan berupa pembagian kebutuhan pokok masyarakat berupa beras dilakukan di lokasi bencana bagi pengungsi yang sampai saat ini masih menempati lokasi pengungsian, kata pengurus DPP PMIB Gunawan Anis di Ambon, Senin (17/2/2020).

Ia menyatakan, pihaknya berupaya berbagi dengan para pengungsi paska bencana gempa bumi yang terjadi sejak 26 September 2019.

"Kita berupaya membantu apa yang bisa kami bantu sebagai bentuk kepedulian dengan basudara (saudara) yang menjadi korban gempa bumi," tambahnya.

Bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak 1.200 karung ukuran 5 kilogram yang dibagikan di empat lokasi pengungsian.

"Jangan dlihat dari besar atau kecil bantuan yang diberikan, kita berharap bantuan ini bisa menjadi berkah bagi sesama yang membutuhkan, " ujarnya.

Koordinator pengungsi Tulehu Keni Lestaluhu menyatakan, sampai saat ini masih banyak warga yang menempati lokasi pengungsian.

Bantuan yang diberikan akan dibagikan bagi warga di dua titik bencana sebanyak 200 kepala keluarga.

Sementara itu koordinator pengungsi di dusun cenel Kairatu SBB, Edi Reftana mengatakan, pengungsi menempati lokasi pengungsian sejak 28 September 2019.

Saat terjadi gempa terbagi dalam 14 titik lokasi pengungsian, tetapi saat kondisi membaik berkurang menjadi enam titik dan masih dihuni warga.

"Kami bersyukur kondisi pascabencana masih ada yang peduli memberikan bantuan kepada kami para pengungsi," katanya.

Baca Juga

error: Content is protected !!