Sekilas Info

KASUS BNI AMBON

Tata Ibrahim Tersangka Kasus Pembobolan Dana BNI Ambon Resmi Ditahan Polda Maluku

Foto: satumalukuID/Ian Toisuta Kantor BNI Cabang Ambon di Jalan Said Perintah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

satumalukuID- Tata Ibrahim alias TI, tersangka kasus dugaan pembobolan dana Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Ambon, akhirnya resmi di tahan penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku, Kamis (13/2/2020).

TI resmi ditahan di rumah tahanan Polda Maluku sekira pukul 18.10 WIT hari ini. Pejabat Divisi Humas BNI Cabang Makassar, Sulawessi Selatan ini, di penjara setelah diperiksa sebagai tersangka ke tujuh, dalam kasus yang diduga merugikan negara sebesar ratusan miliar rupiah tersebut.

"Tadi sekitar pukul 18.10 WIT, kami telah melakukan penahanan kepada tersangka Tata Ibrahim. Yang bersangkutan saat ini sudah ditahan di Rutan Polda Maluku," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. M. Roem Ohoirat kepada satumalukuID, malam ini.

Selain menjerumuskan TI ke dalam penjara, penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku, tambah Ohoirat, juga telah mengembalikan berkas perkara ke enam tersangka sebelumnya.

Berkas perkara Farradhiba Jusuf alias Fara dan rekan-rekan, tersangka utama kasus itu sudah diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.

"Berkas perkara enam tersangka sebelumnya, sudah dikirim penyidik ke Kejati pada hari Senin kemarin," tandasnya.

Enam tersangka sebelumnya adalah Fara, mantan wakil pimpinan BNI Cabang Ambon, anak angkatnya Soraya Pellu, serta empat Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP). Diantaranya KCP BNI Mardika Andi Rizal alias Callu, KCP BNI Tual Chris Rumalewang, KCP BNI Aru Josep Maitimu, dan KCP BNI Masohi Martije Muskita.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!