Sekilas Info

PILKADA 2020

Razia Cipta Kondisi Jelang Pilkada 2020, Polres Seram Timur Sita 260 Liter Minuman Tradisional Sopi

satumalukuID- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, aparat Polres Seram Bagian Timur (SBT) terus melakukan razia cipta kondisi. Ini untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Razia cipta kondisi kali ini berhasil menemukan sebanyak 260 liter minuman keras (miras) tradisional asal Maluku, yaitu sopi, Kamis (13/2/2020). Minuman mematikan itu hendak diedarkan di wilayah hukum Polres SBT.

Kepala Satuan Narkoba Polres SBT, AKP Jhon Wattimanela menyebutkan, ratusan liter sopi tersebut diamankan setelah pihaknya melakukan razia narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba).

Razia berlangsung di atas Kapal Motor Fajar Baru 8 yang bersandar di dermaga pelabuhan Sesar, Kota Bula. Kapal penumpang ini berasal dari pelabuhan Geser. Kapal tersebut rencananya juga akan berangkat ke Sorong, Papua Barat.

"Tadi razia berlangsung pukul 10.00 WIT. Kami  menemukan 260 liter sopi yang dikemas dalam plastik bening dan dipack dalam karton," kata Jhon Wattimanela.

Ratusan liter minuman berkadar alkohol tinggi ini milik Ichat. Pemuda 21 tahun itu merupakan warga Waipia, Kabupaten Maluku Tengah.

"Barang bukti beserta pemilik barang sementara diamankan di Mapolres SBT guna pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.

Terpisah, Kapolres SBT AKBP Adolof Bormasa mengaku, pihaknya gencar melakukan razia cipta kondisi. Ini dilakukan agar wilayah hukum Polres SBT senantiasa aman dan kondusif. Apalagi menjelang pilkada Bupati dan Wakil Bupati tahun ini.

Menurutnya, salah satu pemicu yang menyebabkan kondisi kamtibmas menjadi terganggu adalah minuman keras. "Oleh karena itu kami selalu memberantas minuman keras," kata Bormasa kepada satumalukuID.

Menurutnya, pemberantasan miras juga gencar dilakukan di Polsek jajaran dengan bekerjasama dengan Koramil. "Jadi bukan Polri saja tetapi kerjasama jaringan TNI dan Polri. Termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas," tegasnya.

Mantan Kapolres Kepulauan Aru ini berharap, dengan gencarnya pelaksanaan penertiban miras ilegal yang beredar di tengah masyarakat, maka wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur bisa aman dan kondusif. "Terutama menjelang pilkada. Karena jika miras dikonsumsi maka mudah sekali orang tersulut emosi. Makanya kita berkomitmen untuk membersihkan minuman keras di SBT," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!