Sekilas Info

PENAMBANG EMAS ILEGAL

Polres Pulau Buru Amankan 9 Penambang Emas Ilegal di Lokasi Baru Gunung Botak

satumalukuID- Aparat Polres Pulau Buru dan jajaran kembali mengamankan penambang emas tanpa izin alias PETI. Kali ini, sebanyak 9 orang PETI dibekuk. Mereka diamankan dilokasi baru tambang emas yang berada di area Gunung Botak, Kabupaten Buru.

"Iya benar. Kami amankan mereka pada hari Sabtu (pekan kemarin)," kata Kasubbag Humas Polres Pulau Buru Ipda Zulkifli Asril kepada satumalukuID, Senin (10/2/2020).

Dari tangan 9 PETI itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti peralatan dulang emas. Yaitu 4 buah wajan, 2 buah linggis dan 3 tas rangsel.

"Setelah diamanakan, kami kemudian membawa mereka ke Markas Polsek Waeapo di Namlea untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Menurutnya, para penambang emas ilegal ini kedapatan setelah pihaknya melakukan pengecekan atau berpatroli.

“Para penambang ditangkap saat beraktivitas di areal baru. Yang ditangkap 9 orang dan para penambang lainnya melarikan diri atau bersembunyi,” katanya.

Para PETI yang berhasil diamankan adalah Rahmat Ello, warga Desa Manaf, Kecamatan Waeboga, Kabupaten Sula, Maluku Utara. Di Buru, pemuda 37 tahun itu bermukim di Desa Debowae, Kecamatan Waelata.

Kemudian Muslikin (28), warga Desa Persiapan Rawamangun, Kecamatan Waeapo. Sayetno (27), warga Desa Parbulu, Kecamatan Waelata. Buyung, warga Desa Lalowaru, Kecamatan Muramo Utara, Kabupaten Kendari, Sulawesi Tenggara. Di Buru, pemuda 25 tahun ini bermukim di Desa Persiapan Wansait, Kecamatan Waelata.

Selain itu, polisi juga mengamankan Reno Sidangoli, warga Desa Kukupan, Kecamatan Kupulaun Joronga, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Pria 28 tahun ini bermukim di Desa Widit, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru. La Dani, warga Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat. Lelaki 35 tahun ini di Buru tinggal di Desa Persiapan Wansait, Kecamatan Waelata.

Rekan mereka lainnya yang diamankan juga, yaitu Sumaji (43) dan Abdul Malik (27), warga Desa Parbulu, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru. Ada juga Ashar, warga Desa Kalibaru, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Di Buru lelaki 37 tahun ini bermukim di Desa Persiapan Wansait, Kecamatan Waelata.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!