Sekilas Info

PERKELAHIAN

Polisi Buru Oknum Pemicu Perkelahian Massa dan Saling Lempar Batu di Kawasan Air Salobar Ambon

Foto: Daniel Leonard Aparat kepolsian dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease masih mengejar oknum pelaku yang diduga menjadi pemicu terjadinya perkelahian disertai aksi saling lempar batu di kawasan Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe (Kota Ambon).

satumalukuID - Aparat kepolsian dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease masih mengejar oknum pelaku yang diduga menjadi pemicu terjadinya perkelahian disertai aksi saling lempar batu di kawasan Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

"Insiden yang terjadi pada Minggu, (9/2) sekitar pukul 18:30 WIT ini disebabkan adanya dugaan aksi seorang oknum pemuda yang memegang pundak PSS (17), seorang karyawati Indomaret," kata Kasubag Humas Polresta setempat,Iptu Julkisno Kaisupy di Ambon, Senin.

Akibat bentrokan tersebut, sedikitnya tiga rumah warga di sekitar lokasi kejadian mengalami rusak ringan berupa kaca jendela dan pintu pecah serta empat orang lainnya mengalami luka-luka ringan.

Menurut keterangan Saksi YL (25), awalnya dia sedang berada di tempat kerjanya lalu sekitar pukul 18:00 WIT, PSS yang merupakan teman kerjanya datang.

Saksi korban dari rumah menggunakan sepeda motor sambil membawa sebuah sekop atas perintah kepala toko bernama Ando untuk mengangkat pasir.

Ketika tiba di tempat kerja mereka, saksi melihat seorang pemuda Air Salobar yang tidak dikenali langsung berdiri pada posisi belakang sepeda motor korban.

Setelah itu saksi YL langsung bersama temannya Rivaldo Lekatompessy pergi mengangkat pasir dan dia melihat korban dengan menggunakan SMRD menuju ke arah kota.

Sesampainya di depan Indomaret tersebut tiba tiba datang seorang pemuda yang menurut keterangan saksi korban mengenali pemuda tersebut namun tidak mengetahui namanya langsung berdiri di belakang sepeda motor korban dan menaruh tangan di pundak korban.

Namun korban meronta kemudian dia beranjak pergi membeli gorengan di depan rumah dinas Pangdam XVI/Pattimura, namun karena banyak orang kemudian korban kembali ke rumah memberitahu kejadian yang dialaminya.

Kemudian saksi kembali bersama kakaknya PS (25) bersama tiga temannya lain TMA (17), RP (16), dan HAH (24) untuk menanyakan tentang hal tersebut di pangkalan ojek namun ditanggapi oleh para pemuda ojek tersebut bahwa jangan bawa orang banyak ke sini.

"Mereka melakukan pemukulan kepada kakak korban bersama tiga rekannya, sehingga korban dan kakaknya serta teman-teman mereka melarikan diri ke arah kawasan Pohon Mangga," jelas Julkisno.

Akibatnya kakak korban beserta tiga rekannya mengalami luka-luka di bagian wajah dan lengan.

Sekitar 10 menit kemudian terjadi aksi saling lempar batu oleh kelompok pemuda Pohon Mangga dengan kelompok pemuda tempat putar angkot Air Salobar.

Pada pukul 18:35 wit Piket Pos Polisi Benteng Polsek Nusaniwe, Pers PRC Sat Samapta Polresta Ambon, dan Satgas Yonif 734.SNS langsung turun ke lokasi kejadian dan melerai aksi dari kedua kelompok tersebut hingga masing masing membubarkan diri

Penulis: Daniel Leonard
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!