Sekilas Info

ROTASI TUGAS

Masyarakat Maluku Begitu Luar Biasa, Bikin Jenderal Polisi Royke Lumowa Masih Ingin Berlama-lama

Foto: Ian Toisutta Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa di Tribun Lapangan Polda Maluku Letkol CHR Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (10/2/2020).

satumalukuID- Satu (1) tahun dan enam (6) bulan sudah, Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa menjabat sebagai Kapolda Maluku. Baginya cukup menyenangkan bertugas di Tanah Para Raja-raja ini.

“Rasanya seakan-akan tidak ingin pindah, tapi kan tidak boleh. Polisi ini kan bukan beta punya jadi mau ditempatkan di mana saja, kami insan Polri siap saja,” kata Royke kepada wartawan di Tribun Lapangan Polda Maluku, Letkol CHR Tahapary, Kota Ambon, Senin (10/2/2020).

Mantan Kakorlantas Polri ini masih ingin berlama-lama di Maluku. Baginya, masyarakat Maluku begitu luar biasa. Sebab, dia jarang sekali melihat orang Maluku sedih dan berdiam diri. Wajah mereka kerap terpancar rasa senang, gembira, meski sebenarnya dalam keadaan susah.

“Ini kenyataan dan membuat kita awet muda. Semua bergembira. Bayangkan di lagu 'metikey' dia bilang 'mari basudara gandong e, katong manari dan manyanyi'. Jadi kita setiap hari riang gembira. Saya merasakan 1 tahun 6 bulan di Maluku ini,” katanya.

Selain masyarakatnya, alam Maluku sangat indah. Laut dan gunung serta hasil alamnya bersatupadu membentuk keindahan. Meski, kata dia, suatu saat Maluku ini ada ombak tinggi, angin kencang, tapi semuanya itu justru dijadikan sebagai sahabat.

“Kalau tidak ada ombak itu seakan akan tidak lengkap, ombak dan angin itu adalah kawan kita. Sekalipun itu gempa bumi,” sebutnya.

Menurutnya, Maluku merupakan anugerah. Tuhan memberikan Maluku ada gempa, tapi dicicil sedikit demi sedikit, “dari pada di tahan-tahan lalu kalau dilepas satu kali gempa ini yang lebih berbahaya. Jadi mari kita mensyukuri apa pun yang terjadi terhadap Maluku ini. Harapannya kita harus selalu siap menghadapi gempa.”

Mantan Kapolda Papua Barat ini mengapresiasi masyarakat yang telah mendukungnya selama ini bertugas dengan senang di tanah raja-raja, bumi seribu pulau.

“Saya sampaikan terima kasih kepada semua masyarakat Maluku. Persaudaraan ini lekat yang saya rasakan. Dan sebentar lagi saya akan geser ke utara. Beta akan pulang kampung di beta pung kampung Manado,” katanya.

Baca Juga: Danke Banya Bapa Royke Lumowa

Menurutnya, Maluku dan Sulawessi Utara memiliki sedikit kesamaan budaya. Kehidupan masyarakatnya, juga hidup dengan gaya blak-blakan.

“Beda-beda tipis dengan budaya di Sulawessi Utara. Kesehariannya, happy-happynya dan makanannya hampir sama. Mohon doa restu teman-teman semua, saya mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan,” pamitnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!