Sekilas Info

PENGUATAN PEMAHAMAN PANCASILA

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Negeri Waai, Diikuti Warga dan Mahasiswa KKN dari 10 Kampus IAIN Indonesia

satumalukuID - Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Maluku, Saadiah Uluputty kembali menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Kali ini, kegiatan rutin dalam rangka penguatan pemahaman Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka tunggal ika tersebut digelar di Dusun Batu Dua, Negeri Waai, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (8/2).

Kegiatan tersebut dihadiri Mahasiswa KKN Nusantara Daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T) dari 10 Perguruan di Indonesia.

KKN Nusantara di daerah 3T ini, diikuti oleh utusan mahasiswa terpilih dari 10 Perguruan Tinggi yakni utusan IAIN Kendari, UIN Suska Riau, IAIN Pekalongan, IAIN Ambon, IAIN Manado, IAIN Gorontalo, UIN Raden Intan Lampung, IAIN Metro Lampung, UIN Bandung dan UIN SU Medan.

Pelaksanaan KKN 3T sendiri berfokus di dusun Ujung Batu, Batu Dua, Batu Naga dan Walari Kabupaten Maluku Tengah yang terdampak langsung bencana gempa bumi.

Selain mahasiswa KKN Nusantara, terlihat pula ratusan warga terdampak bencana di Dusun Batu Dua dan sekitarnya yang ikut hadir dalam sosialisasi tersebut.

Kegiatan KKN Nusantara 3T merupakan kegiatan unggulan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam.

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini, sebagai bentuk kontribusi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam  dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat di daerah 3T dan daerah terdampak bencana alam.

Dalam paparannya pada kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini, Saadiah Uluputty mengingatkan, tentang pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

"Penting untuk mengamalkan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka tunggal ika dalam kehidupan kita setiap hari," tutur Saadiah.

Menurutnya, Pancasila dapat menjadi solusi disintegrasi bangsa. "Semangat persatuan Indonesia dalam Pancasila dapat menjadi perekat semua elemen bangsa. Dengan itu kita tidak mudah dipecah belah," pungkasnya.

Wakil Maluku di Senayan yang juga Anggota MPR RI Fraksi PKS tersebut juga mengetengahkan nilai Bhineka Tunggal Ika sebagai doktrin untuk menghargai perbedaan di tengah masyarakat.

"Indonesia ini majemuk. Terdiri dari berbagai suku, bangsa, dan agama. Dengan semangat Bhineka Tunggal Ika maka kita tetap merasa sebagai satu kesatuan dalam kemajemukan," terangnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!