Sekilas Info

GEMPABUMI

Gempa Berkekuatan 5.6 SR Goyang Kobisonta Maluku Tengah, Disusul 21 Kali Guncangan

satumalukuID- Gempa berkekuatan 5.6 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah laut Seram, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (8/2/2020) pukul 13.36 WIT. Hingga pukul 21.18 WIT, gempa susulan tercatat mencapai 22 kali guncangan.

Gempa pertama yang tidak berpotensi tsunami ini dirasakan kuat atau skala IV MMI oleh masyarakat Kobisonta, Kecamatan Seram Utara Timur Seti, Maluku Tengah.

Hasil analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Geofisika Ambon menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter awal dengan magnitudo 5.6 SR. Kemudian dimutakhirkan menjadi 5.4 SR.

Episenter gempa berada pada koordinat 2.85 LS dan 129.93 BT, atau tepatnya berlokasi di laut dengan jarak 68 km arah Barat Laut Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku. Kedalamannya 29 km.

Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut merupakan jenis gempabumi dangkal. Ini akibat aktifitas sesar naik Utara Seram. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

"Guncangan gempa dirasakan di daerah Kobisonta IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Kairatu II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang)," tulis BMKG dalam rilisnya.

Hingga pukul 14.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 5.0 SR. Kemudian sampai pukul 21.18 WIT, tercatat telah terjadi 22 kali guncangan.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," pinta BMKG.

Warga juga diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, tidak rusak akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," pinta BMKG.

Berdasarkan informasi yang dihimpun satumalukuID, gempa pertama yang mengguncang wilayah itu menyebabkan sejumlah bangunan pada perusahaan PT. Nusa Ina Kobi, retak atau mengalami kerusakan.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari BPBD Maluku Tengah.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!