Sekilas Info

KASUS BNI AMBON

Polda Maluku Tetapkan Tata Ibrahim sebagai Tersangka Baru Kasus BNI Ambon

atumalukuID- Tersangka kasus pembobolan dana nasabah BNI Ambon terus bertambah. Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku kembali menetapkan Tata Ibrahim alias TI sebagai satu tersangka baru.

TI merupakan salah satu pejabat bank pelat merah itu. Lelaki 50 tahun ini bertugas di Kantor BNI Cabang Makassar, Sulawessi Selatan.

Kejahatan TI bersama Farradhiba Jusuf alias Fara, tersangka utama kasus ini, ternyata sudah berlangsung lama. Ini terbongkar dari aliran dana yang ditransfer Fara ke rekening TI.

Jumlah transfer dari Fara ke TI bervariasi sejak bulan November 2018 sampai dengan September 2019 lalu. Totalnya adalah sebesar Rp76.409.000.000.

Dengan besaran transfer tersebut, maka diduga kerugian BNI Ambon semakin bertambah. Sebab, nilai transfer itu di luar perhitungan kerugian sebelumnya yaitu Rp58.950.000.000.

"Yang bersangkutan merupakan karyawan BNI Cabang Makassar. Kami menetapkannya sebagai tersangka kemarin," ungkap Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. M. Roem Ohoirat kepada wartawan, Jumat (7/2/2020).

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, TI disangkakan pasal berlapis. Yaitu tentang Undang-Undang Perbankan, Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Kasus ini masih terus diselidiki. Dan untuk tersangka lain, saya pastikan akan kami tetapkan lagi setelah tanggal 16 Februari," pungkasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!