Sekilas Info

SOSOK INSPIRATIF

Danke Banya Bapa Royke Lumowa

Daniel Leonard Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan piagam rekor dunia kepada Kapolda Maluku Irjen Pol Drs Royke Lumowa, MM karena prestasinya mengunjungi pulau terbanyak dan terjauh dengan mengendarai Jetski sejauh 2.408 kilometer, Rabu (1/1/2020).

INILAH hidup. Semua ada waktunya. Ada saat bertemu, ada juga saatnya berpisah.

Hanya dalam hitungan hari, Irjen Pol Royke Lumowa akan meninggalkan Maluku. Jenderal polisi bintang dua yang flamboyan itu akan pergi menjaga keamanan daerah asalnya, bumi Nyiur Melambai, Sulawesi Utara.

Meski hanya sebentar bertugas sebagai Kapolda Maluku. Irjen Royke yang berlatarbelakang polisi lalu lintas itu telah memberikan kesan mendalam bagi sebagian besar rakyat Maluku.

Perjalanan waktu memang selalu menjadi bukti kompetensi dan kapabilitas seorang pemimpin.

Saat Irjen Royke datang ke Gunung Botak Pulau Buru di awal-awal masa tugasnya sebagai Kapolda Maluku,  banyak warga skeptis. Tindakan tersebut dinilai dengan ungkapan panas-panas tahi ayam.

Sikap skeptis bisa dimaklumi. Bayangkan, pertambangan liar Gunung Botak sudah menjadi masalah bertahun-tahun. Kendati Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan penutupan tambang Gunung Botak, tak satupun kapolda yang berhasil menuntaskannya.

Tapi ibarat Mourinho, Pria Kawanua kelahiran Makassar ini membuktikan dirinya adalah the special one.

Tanpa ragu, Irjen Royke menindak tegas siapapun yang coba-coba beraktivitas lagi secara liar di sana. Bahkan tanp ragu pula, menindak perusahaan yang mendapat izin resmi untuk beraktivitas Gunung Botak saat melakukan kesalahan. Hasilnya, Gunung Botak bersih dari semua aktivitas pertambangan.

“Itulah kenapa masalah gunung botak bisa terselesaikan yaitu karena semua aparat komit dan bersungguh-sungguh melakukan penagakan hukum,” katanya suatu hari.

Bagi masyarakat Maluku, lulusan Akpol 1987 itu ibarat panas dan hujan. Bertindak tegas tapi tetap menghadirkan kesejukan.

Masih terbayang, bagaimana Irjen Royke meramaikan Kota Ambon dengan event Tour de Ambon Manise, pada November 2018 lalu. Saat itu, dia belum lama memangku jabatan Kapolda.

Hanya dalam hitungan satu atau dua bulan, Irjen Royke bersama Gubernur Maluku saat itu Said Assagaff, berhasil menggelar event sepeda Tour de Ambon Manise. Sedikitnya 400-an pesepeda ikut dalam event akbar tersebut, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dampaknya, nama Kota Ambon dan Maluku melejit jadi perbincangan. Setidaknya di kalangan komunitas sepeda yang jumlahnya jutaan di Indonesia.

Tak sebatas itu. Mantan Dankorlantas Mabes Polri ini juga membangkitkan kembali gairah sepakbola di Maluku. Dia membangun komunikasi dengan komunitas sepakbola dan ikut terjun langsung meramaikan kompetisi lokal memperebutkan Piala Kapolda Maluku.

Makanya, saat berita tentang rotasi Kapolda, banyak tokoh-tokoh sepakbola yang memposting foto mereka bersama Irjen Royke seraya mengucapkan terimakasih dan selamat bertugas di tempat yang baru.

Salah satu dedengkot sepakbola di Kota Ambon, Heygel Tengens, memposting fotonya bersama Irjen Royke saat bersama para pengurus PSSI Maluku di akun facebook-nya.

Irjen Royke memang terkesan dekat dengan rakyat, tapi tetap tegas ketika berhubungan dengan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Masih terbayang, bagaimana kesalnya sebagian masyarakat Kota Ambon, ketika dia bersuara lantang tidak berkenan adanya perayaan malam tahun baru di Jembatan Merah Putih tahun 2018 lalu. Padahal, tahun-tahun sebelumnya event perayaan malam tahun baru yang ditandai pesta kembang api selalu dirayakan di ikon kota Ambon itu.

Dia juga tegas terhadap peredaran miras, terutama sopi yang dinilainya sebagai penyebab utama aksi kejahatan di Kota Ambon dan Maluku pada umumnya. Makanya, sepanjang kepemimpinan Irjen Royke operasi pemusnahan miras sopi terus digalakkan sampai saat ini. Banyak masyarakat yang kesal dengan tindakan tersebut dan berada dalam situasi serba salah.

Tapi Irjen Royke selalu punya cara untuk menyenangkan hati masyarakat. Tahun 2019 lalu, dia menggelar Millennial Road Safety Festival yang sejak kampanye hingga hari pelaksanaan melibatkan puluhan ribu milenial di Maluku. Ada saja cara dia menyentuh hati rakyat, terutama kalangan milenial.

Di momen puncaknya, ditampilkan sejumlah artis terkenal baik dari Jakarta seperti Tukul maupun Mitha Talahatu. Jadilah Lapangan Merdeka Ambon dijejali massa milenial yang penuh kegembiraan.

Kehadiran Irjen Royke, sengaja atau tidak disengaja, telah mendekatkan hubungan masyarakat di Maluku dengan aparat kepolisian.

Rakyat yang awalnya skeptis, berubah 180 derajat menaruh respek yang besar kepada aparat kepolisian di Maluku. Apalagi Irjen Royke memberi contoh berani bersikap tegas menindak anggotanya jika memang bersalah, tak pandang pangkat mereka. Itulah yang jarang dirasakan masyarakat.

Tak hanya dengan masyarakat. Mantan Kapolda Papua Barat ini juga selalu memotori kegiatan yang meningkatkan sinergitas dengan TNI maupun instansi lain di Maluku. Sangat terasa, di masa kepemimpinan Kapolda Royke, sinergitas TNI dan Polri terjalin luar biasa.

Ada saja event yang dia create sehingga mereka terlibat dalam kegiatan bersama. Salah satunya adalah berenang bersama di Teluk Ambon. Lagi-lagi, masyarakat menaruh respek pada Polri maupun TNI yang memberi contoh nyata sinergitas.

Kesan yang nampak jelas dari sikap Royke adalah dia tidak ingin menonjolkan keberhasilannya sendiri. Semua pihak digandeng baik petinggi TNI lintas angkatan maupun kepala daerah untuk terlibat. Tak muncul kesan satu orang yang menjadi bintang dari sebuah event besar yang melibatkan masyarakat banyak.

Kenangan fenomenal yang mungkin tidak akan terlupakan oleh masyarakat Maluku dari Seram sampai Tenggara jauh, adalah kunjungannya ke berbagai pulau terpencil di Maluku menggunakan jetski menjelang akhir Tahun 2019 lalu.

Belum pernah satupun Kapolda atau pemimpin di Maluku bahkan Indonesia lainnya melakukan hal yang sama. Ini dipertegas dari Rekor MURI dan Rekor Dunia yang diberikan kepada Irjen Royke atas dedikasinya itu.

Beruntungnya, respek masyarakat Maluku bisa terwakili oleh masyarakat Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon yang memberikan penghargaan kepada Irjen Royke di malam akhir tahun 2019 di Lapangan Merdeka Ambon. Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Maluku Murad Ismail.

Harus diakui, Irjen Royke layak mendapatkan penghargaan tersebut. Dia sudah menginspirasi. Dia sudah mencontohkan keteladanan. Dia sudah berbuat banyak hal menyenangkan hati masyarakat Maluku dalam kapasitasnya sebagai Kapolda.

Tapi lagi-lagi, inilah hidup. Semua ada waktunya.

Tampaknya kebersamaan Royke dan masyarakat Maluku memang ditakdirkan hanya dalam waktu singkat.

Danke Banyak Pa Royke... Masyarakat Negeri Raja-raja akan merindukan sosokmu...

SELAMAT BERTUGAS DI KAMPUNG HALAMAN

Penulis: Petra Josua
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!