Sekilas Info

NILAI EKSPOR

Realisasi Ekspor Maluku Tahun 2019 Mengalami Penurunan Hingga 21,46 Persen Dibanding 2018

Foto ilustrasi

satumalukuID - Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku mencatat secara kumulatif nilai ekspor Maluku tahun 2019 mengalami penurunan 21,46 Persen dibanding tahun 2018, sekalipun realisasi ekspor pada Bulan Desember 2019 mengalami kenaikan 92,18 persen dibanding November 2019.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Maluku Jessica Eliziana Pupella menjelaskan secara kumulatif nilai ekspor Maluku Januari sampai dengan Desember 2019 sebesar 40,42 juta dolar Amerika Serikat atau mengalami penurunan sebesar 21,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

"BPS juga mencatat secara kumulatif nilai ekspor komoditi asal Maluku yang diekspor dari pelabuhan luar Maluku pada Januari-Desember 2019 mencapai 18,50 juta dolar AS atau menurun 29,72 persen dibanding periode yang sama  2018," ujar Jessica, Selasa (4/1/2020).

Perbandingan nilai ekspor Maluku periode Januari-Desember 2019 terhadap periode yang sama tahun 2018 menunjukkan bahwa pelabuhan ekspor di kota Ambon yakni Pelabuhan Yos Sudarso dan Bandara Pattimura mengalami peningkatan masing-masing sebesar 45,18 persen dan 39,87 persen.

Sementara itu, menurut Jessica, BPS Maluku mencatat selama Desember 2019  realisasi nilai ekspor provinsi itu mencapai 3,29 juta dolar AS atau meningkat sekitar 92,18 persen dibanding November 2019. Kegiatan ekspor Maluku selama Desember 2019 berasal dari sektor non migas.

Negara tujuan ekspor Maluku pada Desember 2019 yakni Tiongkok, Amerika Serikat, Vietnam, Jepang, Hong Kong, Thailand, Bangladesh, Singapura, dan Timor Leste. Ekspor terbesar menuju Tiongkok senilai  1,13 juta dolar AS.

Total nilai ekspor komoditi asal Maluku yang diekspor dari pelabuhan luar Maluku pada Desember 2019 mencapai 2,81 juta dolar AS atau meningkat 152,20 persen dibanding November 2019.

Ekspor Maluku selama November 2019 tersebar melalui beberapa pelabuhan yakni melalui pelabuhan Pelabuhan Yos Sudarso dan Bandara Pattimura di Ambon, Pelabuhan Tual, Pelabuhan Dobo dan Pelabuhan Lirang di Kabupaten Maluku Barat Daya.

"Jika dibandingkan dengan bulan November 2019, terjadi peningkatan nilai ekspor pada pelabuhan Yos Sudarso dan Bandara Pattimura masing-masing sekitar 86,94 persen dan 44,81 persen," ujarnya.

Sedangkan volume ekspor Maluku pada bulan Desember 2019 sebesar 0,96 ribu ton yang berasal dari komoditi bahan bakar mineral, ikan dan udang serta kapal penangkap ikan.

Perbandingan volume ekspor terhadap bulan November 2019 mengalami peningkatan sekitar 357,25 persen. Selama periode Januari-Desember 2019, volume ekspor Maluku mencapai 73,16 ribu ton atau menurun 32,72 persen dibanding periode yang sama tahun 2018.

"Terjadi peningkatan pada komoditi ikan dan udang sebesar 54,15 persen sedangkan pada komoditi bahan bakar mineral mengalami penurunan sebesar 34,44 persen. Volume ekspor pada bahan bakar mineral memberikan kontribusi 96,36 pers erhadap total seluruh ekspor Maluku hingga Desember 2019," ujarnya.

Penulis: Jimmy Ayal/m-5
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!