Sekilas Info

SAPA BERLIAN

Tahun Ini Pemkot Ambon akan Menggalakkan Program Sabtu Pagi Bersihkan Lingkungan

Dok Salah satu bentuk kepedulian lingkungan di kawasan Pohon Pule Ambon yang ditandai dengan program Lorong Kebun Beta, tahun 2019 lalu.

satumalukuID - Tahun ini, bersamaan dengan peringatan Hari Sampah Peduli Sampah Nasional 2020, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan menggalakkan gerakan Sabtu Pagi Bersihkan Lingkungan (Sapa Berlian).

Program Sapa Berlian akan dilaksanakan di seluruh lingkungan Kota Ambon melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dan warga masyarakat di lingkungan masing-masing.

Selama ini, ASN lingkup Pemkot Ambon, sejak tahun 2011 telah melaksanakan gerakan Jumat Pagi Bersihkan Lingkungan (Jumpa Berlian).

Rencananya Gerakan Sapa Berlian akan dicanangkan pada 23 Februari 2020 bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari 2020.

"Tahun ini kita akan mencanangkan sapa berlian agar seluruh masyarakat terlibat bersama untuk membersihkan kota ini," kata Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Senin (3/1/2020).

Ia mengatakan, gerakan ini merupakan upaya mendorong dan motivasi masyarakat untuk bersama menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

"Kita akan melakukan koordinasi dengan para camat serta lurah, kades dan raja untuk mempersiapkan kondisi ini sehingga pada waktunya Kota Ambon dapat dikendalikan khususnya penanganan sampah," timpalnya.

Program ini dilakukan sebagai bentuk pengendalian sampah secara proporsional, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi kehidupan sosial dan pribadi.

"Tidak mungkin kita hentikan sampah, karena sampah merupakan residu kehidupan yang harus dikendalikan bersama," ujar Walikota.

Kegiatan ini lanjutnya, memberikan sebuah harapan akan terjadi perubahan di kota ini.

Selama ini pihaknhya belum melihat partisipasi masyarakat secara maksimal, karena fenomena sosial yang terjadi di masyarakat kita hampir seluruh kegiatan diidentikan dengan uang, sehingga masyarakat menggangap pekerjaan sosial menjadi tanggung jawab pemerintah, sehingga partisipasi masyarakat menjadi masalah.

"Saya mau bilang jangan pernah berhenti untuk terus menggalakkan upaya kebersihan, karena tidak pernah sia-sia dilakukan pemerintah ditunjang masyarakat dan komunitas," imbau walikota.

Baca Juga

error: Content is protected !!