Sekilas Info

KASUS NARKOBA

Pemilik Sabu yang Ditangkap Polisi di Kota Jawa Kecamatan Teluk Ambon Divonis Empat Tahun Penjara

Ilustrasi sidang di pengadilan

satumalukuID - Jimy Havid yang tertangkap memiliki narkoba jenis sabu di Kota Jawa, Kecamatan Teluk Ambon, pada 20 Mei 2019 lalu, divonis penjara empat tahun oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 112 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan menghukum terdakwa selama empat tahun penjara," kata ketua majelis hakim, Ronny Felix Wuisan didampingi Jenny Tulak dan Syamsudin La Hasan selaku hakim anggota di Ambon, Senin (3/1/2020).

Dalam amar putusan majelis, terdakwa juga dihukum membayar denda sebesar Rp800 juta subsider dua bulan kurungan.

Ada pun hal yang memberatkan terdakwa dihukum penjara karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran serta penggunaan narkotika.

Sedangkan yang meringankan adalah, terdakwa bersikap sopan dalam persidangan dan belum pernah dihukum.

Putusan majelis hakim juga lebih ringan dari tuntan jaksa penuntut umum Kejari Ambon, Ella Ubleuw yang dalam persidangan sebelumnya meminta terdakwa divonis enam tahun penjara, denda Rp800 juta subsider dua bulan kurungan.

Atas putusan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya Peny Tupan menyatakan banding, sementara JPU menyatakan pikir-pikir.

Terdakwa Jimy Havid ditangkap polisi pada Selasa, (20/5) 2019 sekitar pukul 14:45 WIT di kawasan Kota Jawa, Kecamatan Teluk Ambon, setelah polisi mendapatkan informasi yang bersangkutan sedang membawa sabu-sabu.

Polisi yang menghentikan mobil nomor polisi B 2663 KU yang dikemudikan terdakwa dan saat digeledah, terdakwa mengaku mendapatkan sabu-sabu tersebut dari seseorang bernama Efian Ely.

Penulis: Daniel Leonard
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!