Sekilas Info

PARIWISATA

Hastag #VisitAmbon2020 Terus Dilambungkan Warga Ambon dan Maluku di Semua Platform Sosial Media

Foto FB: Owenss Acara Launching Visit Ambon 2020 di Amahusu Beach, Sabtu (1/2/2020). Bersamaan dengan acara tersebut, hastag #VisitAmbon2020 melambung di semua platform media.

satumalukuID – Acara Launching program Visit Ambon 2020 mendapat apresiasi dari banyak warga Kota Ambon. Bahkan tidak hanya warga di kota Ambon semata, diaspora Ambon dan Maluku di Indonesia dan luar negeri melambungkan hastag tersebut sebagai dukungan terhadap program yang dilaksanakan Pemkot Ambon tersebut.

Di Facebook, twitter maupun youtube, terlihat banyak warga Ambon yang memposting acara launching seraya menunjukkan penampilan dari komunitas musik maupun vocal yang tampil di event yang dilaksanakan di Ruang Terbuka Publik (RTP) Amahusu Beach, Sabtu (1/2/2020).

Di group-group facebook, twitter dan youtube, postingan penampilan komunitas musik dan vokal di-Like dan dikomentari oleh ribuan warganet. Apalagi, hastag #VisitAmbon2020 memudahkan warganet menelusuri postingan-postingan dimaksud.

Memang, mengawali acara launching, dua host yang memandu acara tersebut, sejak awal sudah mengingatkan kepada semua warga yang hadir di Amahusu Becah untuk menggaungkan hastag #VisitAmbon2020. Sebab, menurut mereka, event ini bukan hanya milik warga Kota Ambon semata, tetapi juga Maluku secara umum dan orang Maluku yang tersebar di berbagai belahan bumi.

“Mari kita gaungkan hastag #VisitAmbon2020 di berbagai platform sosial media supaya Ambon dan Maluku semakin terkenal,” ujar sang host, saat itu. Maka jadilah seperti sekarang ini, berbagai platform media sudah dihiasi dengan hastag tersebut dan diyakini akan terus bertambah setiap saat.

Pemkot Ambon terlihat serius mempromosikan program Visit Ambon 2020. Dinas Kominfo Sandi Kota Ambon lewat akun Facebook Tabea_Ambon, menyiarkan secara live event tersebut. Hal itu memudahkan tidak hanya warga Ambon di Kota Ambon, tetapi juga yang di perantauan bisa menyaksikan secara langsung.

Belum lagi, di berbagai akun pribadi warga Ambon memposting acara dimaksud sekaligus mempromosikannya lewat sosial media.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy sendiri optimistis program Visit Ambon 2020 akan menjadi "starting poin" untuk pariwisata Maluku secara keseluruhan. “Karena jika kita tidak mulai, maka akan sulit untuk menggerakkan kabupatan dan kota lain di Maluku," katanya.

Sekalipun, Maluku tidak masuk dalam "10 Bali baru" yang ditetapkan pemerintah pusat, namun walikota yakin jika semua warga Ambon dan Maluku berkolaborasi bukan tidak mungkin akan diperhitungkan di masa depan.

"Malam ini kami bertekad mempersiapkan peningkatan pariwisata Maluku, saya percaya jalannya terbuka bagi Maluku untuk ditetapkan sebagai destinasi nasional, " ujarnya.

Pihaknya berharap, melalui Visit Ambon juga akan berdampak pada ekonomi kota secara signifikan, mengingat target utama sebenarnya masyarakat Maluku yang ada di Belanda.

Dari kunjungan ini, lanjutnya, jika bisa mendapatkan 5.000 orang saja, tiap orang menghabiskan 1.000 Euro atau sekitar Rp16 juta.

"Jika jumlah wisatawan yang datang mencapai 5.000 orang, maka akan ada dampak ekonomi bagi masyarakat Kota Ambon. Menyukseskan program ini kami harus serius, sehingga bisa mencapai 80-85 persen," katanya.

Penulis: M-15
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!