Sekilas Info

KASUS NARKOBA

Mantan Satpam Indogrosir Ambon Divonis Tujuh Penjara karena Kepemilikan Ganja 1,5 Gram

ilustrasi penjara

satumalukuID - Jaenudin Lestaluhu alias Jai, yang diringkus anggota BNNP Maluku pada 3 Juli 2019 karena terlibat kasus kepemilikan narkoba jenis ganja sebanyak 1,5 gram, Kamis (30/1/2020), divonis tujuh tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon.

Mantan Satpam Indogrosir Ambon itu juga dikenai denda Rp1 miliar dengan subsider delapan bulan penjara.

"Menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melanggar pasal 111 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan memutuskan hukuman tujuh tahun penjara," kata ketua majelis hakim, RA Didi Ismiatun didampingi Amaye Yambeyabdi dan Christina Tetelepta selaku hakim anggota.

Hal yang memberatkan terdakwa divonis penjara dan membayar denda karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran serta penggunaan narkoba.

Sedangkan yang meringankan adalah, terdakwa bersikap sopan dan mengakui serta menyesali perbuatannya, dan terdakwa belum pernah dihukum.

Keputusan majelis hakim juga lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejari Ambon, Senia Pentury yang menuntut terdakwa dijatuhi hukuman selama 12 tahun penjara.

Atas putusan tersebut, baik JPU maupun terdakwa melalui penasihat hukumnya Hendrik Lusikoy dan Robert Lesnussa dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Maluku masih pikir-pikir dulu.

Penulis: Daniel Leonard
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!