Sekilas Info

KASUS CURANMOR

Lima Pencuri Sepeda Motor di Ambon Diringkus Polisi, Pelaku Incar Kendaraan yang Lupa Cabut Kunci

Foto: Ian Toisuta Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang saat mengekspose pengungkapan tersangka curanmor, Jumat (31/1/2020).

satumalukuID- Tim buru sergap Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, berhasil meringkus lima pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang kerap beraksi di Kota Ambon.

Lima pencuri itu adalah diduga SHP, FH, YR, SB dan SN. Dari tangan lima warga Kota Ambon itu, tim berhasil mengamankan 5 unit sepeda motor.

Lima motor yang diamankan di rumah masing-masing pelaku berjenis Honda Beat DE 3783 NG, Yamaha Vega R DE 2351 LH, Jupiter Z DE 42010 AJ, Mio Sporty DE 3645 LI, dan Mio DE 2232 NN.

“Dari lima pelaku ini, satu diantaranya masih di bawah umur,” ungkap Kapolresta Pulau Ambon Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang kepada wartawan, Jumat (31/1/2020).

Lima tersangka yang diamankan tersebut, kata Simatupang, satu sudah dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Ambon. Dia masih tergolong sebagai anak di bawah umur dan bahkan seorang residivis kasus serupa.

Motif pencurian diduga masalah ekonomi. Mereka terpaksa mencuri karena untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Motifnya karena masalah ekonomi. Mereka mencuri kemudian kembali dijual. Mereka rencana menjualnya di wilayah seram. Harganya rata rata tiga jutaan,” terangnya.

Dikatakan, sejak awal tahun 2020, kasus curanmor di wilayah hukumnya semakin meningkat. Hampir 20 kasus curanmor sudah terjadi.

“Satu bulan terakhir ini kasus curanmor cukup tinggi angkanya. Sudah hampir 20 kejadian. Saat ini kami sudah berhasil mengungkap 7 TKP. Tetapi barang bukti yang baru didapatkan sebanyak 5 unit yang belum sempat terjual," katanya.

Para pelaku beraksi menggunakan alat atau disebut Kunci T. Bahkan mereka juga sering menggunakan kelalaian pengendara yang lupa mencabut kunci stater dan mengunci setir.

“Kita masih lakukan penyelidikan apakah mereka ini termasuk sindikat atau bukan. Tapi sampai sekarang ini belum. Kita akan kembangkan terus,” ujarnya.

Saat ini, tambah Simatupang, ke lima pelaku tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana pencurian.

“Mereka ini tidak punya pekerjaan dan sudah kami jerat menggunakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas 4 tahun penjara,” katanya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!