Sekilas Info

KASUS NARKOBA

2 Ibu Rumah Tangga Warga Gunung Nona dan Bentas Ambon serta 4 Pria Ditangkap Terkait Kepemilikan Sabu

Foto: Ian Toisutta Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang saat mengekspose pengungkapan tersangka narkoba, Jumat (31/1/2020).

satumalukuID- Dua ibu rumah tangga (IRT) atas nama MVP, warga Gunung Nona, dan CMW, warga Benteng Atas (Bentas), Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, ditangkap aparat Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease gara-gara paket sabu-sabu.

Dua IRT itu diamankan di dua lokasi berbeda di Kota Ambon pada Senin (13/1/2020). MVP ditangkap pada sebuah kos-kosan di kawasan Kampung Kolam, Gudang Arang, Kecamatan Nusaniwe, Ambon.

Wanita 38 tahun ini diringkus pada pukul 12.00 WIT. Dari tangannya, tim Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon mengamankan satu paket sabu seberat 0.0560 gram.

Selang beberapa jam berlalu, polisi membekuk CMW di rumahnya, pukul 17.30 WIT. Ibu 48 tahun ini diamankan bersama satu paket sabu seberat 0.0780 gram.

Kedua ibu rumah tangga tersebut, merupakan dua dari enam kasus narkoba yang diungkap Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, sepanjang Januari 2020.

Selain dua IRT, polisi juga meringkus empat orang lelaki dalam kasus serupa di wilayah berbeda di Kota Ambon. Mereka disergap bersama barang bukti sabu-sabu. Adalah HJT (32), warga Batu Gantung, Kecamatan Nusaniwe, LO (36), warga Kampung Ihu, dan YT (33), warga Tantui, Kecamatan Sirimau.

Selain warga Kota Ambon, polisi juga mengamankan JTS (39), warga Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Pulau Ambon).

Polisi awalnya menangkap YT. Warga Tantui ini diamankan di Kampung Jawa, Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Sabtu (4/1/2020) sekira pukul 14.00 WIT. Ia diamankan bersama satu paket sabu seberat 0.42 gram.

Di hari yang sama, tim penyidik juga meringkus LO di pertigaan SPBU Kebuncengkih, Kecamatan Sirimau, sekira pukul 20.30 WIT. Dia ditangkap bersama satu paket sabu seberat 0.24 gram.

Dua hari berlalu, tim menyergap HJT. Dia disergap Tanah Rata, Desa Batu Merah Senin (6/1/2020) sekira pukul 12.00 WIT. Di tangannya ditemukan satu paket sabu seberat kurang lebih 0.14 gram.

Pada Sabtu (25/1/2020) pukul 20.00 WIT, tim kembali menangkap JTS di sekitar ACC Passo, Kecamatan Baguala Ambon. Tim menemukan satu paket sabu seberat 0.20 gram.

"Hasil pemeriksaan sementara, mereka mengaku masih menggunakan sendiri. Jadi kami masih terus melakukan pengejaran kepada para pengedar, dan masih dalam pengembangan," kata Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang kepada wartawan, Jumat (31/1/2020).

Mantan Kapolres Pulau Buru ini mengaku, zat adiktif bernama latin amphetamin ini berasal dari Makassar, Sulawessi Selatan.

"Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 112 ayat (1) ancamannya minimal 4 sampai 12 tahun penjara dan atau Pasal 114 dengan ancaman minimal 5 sampai 20 tahun," pungkasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!