Sekilas Info

AKSI KRIMINAL

Kabid Humas Polda Maluku Sarankan Lapor Jika Ada Kades Lainnya yang Diperas Oknum Wartawan

Foto: Daniel Leonard Empat oknum pelaku dugaan tindak pidana penipuan dan pemerasan kepala desa di Kecamatan Moa, Maluku Barat Daya. Modus yang digunakan adalah mengaku wartawan merangkap tim Komisi Pengawasan Korupsi.

satumalukuID- Empat orang tersangka penipuan dan pemerasan, dua diantaranya oknum wartawan yang disergap polisi di Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), diduga sudah menggarap lebih dari lima orang korban.

Keempat tersangka yang kini telah mendekam di penjara itu adalah Abraham Edwin Rehard Sahetapy alias Ampi (53), Jantie Frans alias Yance (47), Septtan Dion Irwanto alias Dion (24) dan Onisimus Robi Wala alias Oni (27).

“Kalau ada kepala desa (lain) yang dirugikan silahkan dilaporkan. Dan kemarin, ada beberapa desa sudah laporkan. Ada yang menginformasikan bahwa selain mereka di sana, juga ada di tempat-tempat lain, tapi cuman sebatas informasi,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat kepada satumalukuID.

Ohoirat mengaku, kasus pemerasan itu kini terus dikembangkan. Ia menghimbau masyarakat yang merasa dirugikan dari empat tersangka tersebut untuk mendatangi pihak kepolisian terdekat.

“Kami meminta masyarakat yang dirugikan dengan ulah mereka agar dapat melaporkan kepada kita," pintanya.

Untuk diketahui, empat tersangka diamankan Polres MBD pada Jumat (24/1/2020). Modus mereka adalah mendatangi beberapa Kepala Desa di Kecamatan Moa dan mengaku sebagai tim KPK. Tujuannya untuk menguntungkan diri sendiri.

Mereka berhasil memeras Kades Kaiwatu sebesar Rp10 juta, Kades Tounwawan Rp1 juta, Kades Wakarleli Rp10 juta, Kades Werwaru Rp8 juta dan Kades Moain Rp10 juta.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!