Sekilas Info

Informasi Beras Plastik di Pasar Tradisional Ambon Cuma Hoaks, Polisi Cari Penyebar Video

Foto: John Soplanit Ilustrasi produk beras yang djual di Pasar Mardika Ambon.

satumalukuID - Satuan tugas (Satgas) Pangan Maluku menjamin tidak ada beras yang mengandung plastik di pasar Kota Ambon sebagaimana video yang viral di soSial media. Direktorat Reserse Kriminal Khusus saat ini sedang memburu penyebar video dimaksud untuk diproses hUkum.

"Satgas Pangan yang terdiri dari staf Perum Bulog Divre Maluku, BPOM Ambon, Ditreskrimsus Polda Maluku dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis dari jajaran Pemprov Maluku ternyata tidak ditemukan adanya beras diduga mengandun plastik yang vidionya viral sehingga meresahkan masyarakat," ujar Kadis Ketahanan Pangan Maluku, Lutfy Rumbia, Senin (27/1/2020).

Dia mengimbau masyarakat agar tidak resah dan silahkan membeli beras sebagaimana biasanya karena Pemprov Maluku dan pihak berkompoten lainnya telah memastikan beras mengandung plastik belum beredar di Ambon.

"Tim Satgas Pangan maupun staf Disperindag maupun Dinas Ketahanan Pangan Maluku intensif melakukan pengawasan, terutama di pasar guna mengawasi, baik stok beras, termasuk bahan pokok masyarakat lainnya sekaligus harga agar tidak meresahkan masyarakat," kata Lutfy.

Menurut dia, Ditreskrimsus Polda Maluku juga mengintensifkan penelusuran terhadap oknum pelaku yang mengedarkan vidio tersebut sehingga viral dan menimbulkan keresahan masyarakat di Kota Ambon dan sekitarnya.

"Bila terungkap oknum pelakunya, maka pasti diproses hukum oleh Ditreskrimsus Polda Maluku karena menimbulkan keresahan masyarakat," kata Lutfy.

Sebelumnya, Kasubag Humas Polresta P. Ambon dan PP. Lease, Inspektur Satu Polisi Julkisno memastikan video yang viral dan beredar luas di masyarakat mengenai dugaan beras yang mengandung bahan plastik ternyata tidak benar alias hoaks.

"Beredarnya gambar video beras yang sudah dimasak menjadi nasi dan katanya mengandung bahan plastik tidak benar karena polisi telah melakukan pembuktian melalui BPOM Ambon," katanya.

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!