Sekilas Info

USAHA MIKRO KECIL MENENGAH

Maluku Negeri yang Kaya, Namun Wisatawan Tidak Dapat Membawa Oleh-oleh yang Menarik dari Ambon

Tiara Salampessy Salah satu kios yang menjual produk dan penganan oleh-oleh khas Maluku, di Kota Ambon.

satumalukuID - Kemasan produk umumnya dibikin agar calon pembeli tertarik mengkonsumsinya, itu sebabnya Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku berharap, kemasan oleh-oleh dari daerah ini lebih variatif dan menarik.

"Maluku adalah negeri yang kaya, namun ketika wisatawan datang kemari dan ingin kembali, mereka tidak dapat membawa oleh-oleh yang menarik," ungkap Analisis Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Rio Khasananda, kepada satumaluku.id, di Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Jumat (24/01/2020).

Rio katakan, hal tersebut dia alami sendiri ketika kembali ke kampung halaman dan ingin membawa tanda mata atau oleh-oleh dari Maluku kepada keluarga maupun kerabat.

"Memang banyak oleh-oleh khas Maluku yang bisa kita bawa, namun kemasannya harus lebih menarik dan tidak ribet. Seperti contohnya Ikan Asar, jika dibuat lebih sederhana dan menarik tentunya akan lebih bagus," ucapnya.

Oleh sebab itu, Rio katakan pihaknya terus memberikan pelatihan maupun pendalaman materi bagi pelaku usaha di Maluku, khususnya UMKM yang berada di bawah binaan BI.

"Hal tersebut tentunya akan memberikan keuntungan juga bagi mereka, jika kemasan menarik dan tidak ribet untuk dibawa maka para wisatawan akan tertarik untuk membeli produk mereka," tandasnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!