Sekilas Info

KAPAL HILANG

Hasil Pencarian 2 Prajurit TNI dan 4 ABK Panji Saputra di Laut Maluku Masih Nihil, Besok Hari Terakhir Pencarian

Basarnas Ambon Tim SAR bergerak menggunakan KN Bharata dari Kota Tual, Kamis (23/1/2020).

satumalukuID- Operasi pencarian terhadap 2 orang prajurit Kodam XVI/Pattimura dan 4 Anak Buah Kapal (ABK) Panji Saputra yang diduga tenggelam dihantam gelombang di perairan laut Maluku, kembali belum membuahkan hasil.

Enam hari sudah, sejak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (18/1/2020), operasi pencarian dengan mengerahkan kekuatan penuh melalui laut, udara dan darat terhadap kapal yang membawa BBM avtur milik Kodam XVI/Pattimura ini terus dilakukan.

"Info untuk hasil pencarian lewat udara yang dilakukan oleh Pesud CN 235, hasil nihil dan kembali landing di Sorong," kata Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, Kamis (23/1/2020).

Selain operasi pencarian hari ke 6 melalui udara, tim SAR gabungan yang melibatkan TNI, Polri dan Basarnas, juga terus menyusir jalur laut.

"Untuk jalur laut masih dilakukan pencarian menggunakan KN SAR 242 Bharata dari Tual," tambahnya sore ini.

Menurutnya, operasi pencarian dilakukan selama 7 hari. Jumat besok (24/1/2020) adalah hari terakhir pencarian enam orang penumpang kapal naas itu. Jika belum juga ditemukan, maka operasi SAR dinyatakan tutup.

Muslimin menjelaskan, meski akan ditutup besok, tapi bukan berarti operasi tersebut dihentikan selamanya. Hanya saja, pergerakan peralatan SAR dihentikan sementara, sambil dilanjutkan dengan pemantauan dan pemapelan.

"Jika ada tanda-tanda baru (keberadaan korban) yang ditemukan operasi dengan pergerakan unsur dan alut bisa kita buka kembali," katanya.

Untuk diketahui, KLM Panji Saputra berawak 6 orang. Yaitu La Mufik, La Jou, Ongki dan satu tak dikenal. Sementara dua lainnya yaitu anggota Kodam XVI/Pattimura yakni Serda Aswadin Ali dan Pratu Midun.

Kapal ini berangkat Selasa (7/1/2020) menuju Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Sesuai estimasi perjalanan, kapal bermuatan kurang lebih 5.000 liter BBM avtur ini harusnya tiba pada Sabtu (11/1/2020).

Hingga saat ini keberadaan kapal belum diketahui. Nasib ke enam orang penumpangnya juga masih misterius.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!