Sekilas Info

PELAYANAN PUBLIK

Wali Kota Ambon Akui Staf Pemkot Belum Terbiasa dengan Kehadiran Unit Layanan Administrasi

Tiara Salampessy Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, saat Konfrensi Pers, di Balai Kota Ambon, Rabu (22/01/2020).

satumalukuID - Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyebutkan, Unit Layanan Administrasi (ULA) milik Pemerintah Kota Ambon, hadir di daerahnya, untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat.

"ULA merupakan prosedur tetap (protap) yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri, dalam rangka pemberian pelayanan kepada masyarakat," ujar Richard, saat Konfrensi Pers, di Balai Kota Ambon, Rabu (22/01/2020).

Meski begitu dia mengakui, jika hal tersebut merupakan pola pendekatan pelayanan yang baru, sehingga masih diperlukannya penyesuaian.

"Unit ini nantinya secara standar dan normatif akan ada di seluruh kantor pemerintah, baik di Maluku maupun daerah lainnya di Indonesia," ucapnya.

Richard katakan, seperti di Jakarta ketika ingin bertemu dengan menteri atau siapapun yang berada pada kantor pemerintahan, maka harus melalui ULA.

"Kalau kita ke Kementerian, dan ingin beretemu menteri maka kita harus melalui mekanisme ULA. Sehingga pelayanan diharapkan dapat benar-benar efektif dan proposional," tuturnya.

Richard katakan untuk Kota Ambon sendiri, ULA mulai dicoba pada tahun 2020, meskipun masih terdapat kekurangan.

"Lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali, sehingga kedepannya akan lebih kita perbaiki dan tingktkan ULA yang ada di sini," tandasnya.

Dia ungkapkan, untuk sisi pelayanan memang masih dilakukannya adaptasi, baik untuk staff pemerintah kota maupun bagi masyarakat.

"Beberapa waktu lalu saya mendapat keluhan dari masyarakat mengenai staff yang menegur jika ada yang datang kemudian duduk di ULA. Dan saya secara pribadi telah meminta maaf atas perlakuan staff tersebut," ungkapnya.

Menurut dia, hal tersebut terjadi sebab para staff belum terbiasa dengan kehadiran ULA. Namun kedepannya akan lebih ditingkatkan lagi.

"Kedepannya masyarakat tidak bisa lagi datang dan langsung menuju ke unit layanan yang diperlukan, terutama keperluan yang harus bertemu langsung dengan pejabat," terangnya.

Sebab menurut dia, terdapat mekanisme di ULA yang akan mencover baik itu nama, data, dan keperluan apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat.

"Intinya ULA hadir untuk mengurangi pertemuan fisik, sebab akan ditangani oleh ULA. Namun jika keperluan dengan unit publik seperti pembayaran pajak dan lain sebagainya, maka masyarakat dapat langsung menuju unit tersebut," pungkasnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!