Sekilas Info

BEA DAN CUKAI

Naik 164,45 Persen dari Target, Realisasi Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Ambon Capai 4,9 Miliar Rupiah

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KKBC TMPBC) tipe C memaparkan penerimaan kepabeanan dan cukai di Ambon tahun 2019.

satumalukuID - Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tipe C Ambon, Maluku, selama tahun 2019 mencapai  Rp4,9 miliar atau 164,54 persen dari target.

"Penerimaan  kepabeanan dan cukai mencapai Rp4,9 miliar dari target sebesar Rp3 miliar," kata Kepala KPPBC TMP Tipe C Ambon, Saut Mulia di Ambon, Rabu (22/1/2020).

Ia mengatakan penerimaan tersebut diperoleh dari Bea Masuk sebesar Rp4,8 miliar dan cukai sebesar Rp45 juta.

Jika dibandingkan dengan penerimaan tahun 2018, target yang dibebankan sebesar Rp1,4 miliar dan realisasi penerimaan yang diperoleh sebesar Rp2,2 miliar.

Saut menjelaskan capaian penerimaan diperoleh dari kegiatan ekspor dan impor, yang mana kegiatan ekspor di tahun 2019 mencapai 559 Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).

Kegiatan ekspor di tahun 2019 terdapat 11 eksportir yang terdiri dari sembilan eksportir perikanan dan dua komoditas non perikanan, dengan total dokumen 559 PEB dan  volume 1.830.328 kg (bruto).

Selain itu terdapat lima eksportir baru di tahun 2019, yakni UD Putri Desi, PT Air Biru Maluku, CV Sumber Harta Laut Mas, PT Wahana Lestari Investama dan PT Rajawali Laut Timur. Sedangkan di tahun 2018 sebanyak 219 PEB yakni 1.043.245 kg (bruto).

Ia menyatakan untuk kegiatan impor di tahun 2019 setidaknya ada 46 Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dari enam importir yang ada.

Komoditas yang diimpor merupakan komoditas non perikanan dan menghasilkan pendapatan negara berupa Bea Masuk sebesar Rp4,8 miliar.

Baca Juga

error: Content is protected !!