Sekilas Info

PENDIDIKAN

Sisa Tunjangan Sertifikasi Guru Tahun 2019 di Ambon Belum Dibayar, Kadis Pendidikan: Dana Ditransfer Rabu

Foto: MC Ambon Anak-anak PAUD di Kota Ambon yang mengikuti Gebyar PAUD 2019 di Pattimura Park, Desember 2019 lalu. Mereka didampingi para guru dari sekolah masing-masing saat berfoto dengan pejabat Pemkot Ambon.

satumalukuID – Sebanyak 1.746 guru TK, SD dan SMP se-Kota Ambon masih belum menerima sisa tunjangan sertifikasi Tahun 2019. Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Fahmi Salatalohy berjanji Rabu (22/1/2020) akan dicairkan ke rekening masing-masing guru.

Kepastian pencairan dikemukakan Salatalohy kepada wartawan di Baileo Rakyat, Belakang Soya Ambon, Selasa (21/1/2020). “Besok itu akan dana masuk ke masing-masing guru,” ujarnya,

Salatalohy menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan bank penyalur untuk pencairan dana tersebut. Selama ini keterlambatan proses pencairan disebabkan ada mekanisme yang harus dilakukan oleh Dinas Pendidikan.

Baca Juga:

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon Jafry Taihuttu mendesak Pemkot Ambon segera membayar sisa tunjangan profesi guru atau sertifikasi 1.746 guru TK, SD dan SMP se-Kota Ambon tahun 2019 senilai Rp 9 miliar.

Desakan tersebut dikemukakan dalam rapat bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Fahmy Salatalohy dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon, Apries Gaspersz, pekan lalu.

“Itu hak para guru yang harus mereka peroleh di tahun 2019,” tandas Taihuttu.

Selain belum membayar tunjangan sertifikasi guru, diketahui juga, Pemkot Ambon belum membayar insentif sebanyak 168 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun 2019.

Menurut Fahmy Salatalohy keterlambatan pembayaran insentif dikarenakan kesibukan bendahara, sehingga belum bisa dibayarkan.

Adapun besaran insentif yang diterima guru PAUD sebesar Rp500 per bulan.

Penulis: m-15
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!