Sekilas Info

CAGAR BUDAYA

Alih Fungsi Benteng Nieuw Victoria Sedang Berproses, Tim Sudah Tinjau Lokasi Tukar Guling di Negeri Tawiri

Foto: Petra Josua Kawasan Benteng Niew Victoria yang saat ini masih digunakan sebagai salah satu markas Kodam XVI Pattimura, akan beralih fungsi jadi cagar budaya Kota Ambon.

satumalukuID – Pengalihan Benteng Nieuw Victoria Kota Ambon dari komplek militer menjadi cagar budaya, saat ini, tengah berproses.

Setidaknya, sudah dilakukan rapat koordinasi dan peninjauan lokasi tukar guling antara pihak Pemkot Ambon dengan Kodam XVI Pattimura dengan menyertakan juga Kantor Pertanahan Kota Ambon.

Pada 10 Januari lalu, pertemuan koordinasi pengalihan fungsi Benteng Nieuw Victoria dilaksanakan di ruang rapat Sekretaris Kota Ambon.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler, Sekretaris Kota Ambon A.G Latuheru bersama staf, Tim Pokja Pengalihan Benteng Nieuw Victoria Kodam XVI Patimura Ambon, Kepala Bidang Pengadaan Tanah Kanwil BPN Provinsi Maluku bersama Staf, Kepala Kantor Pertanahan Kota Ambon Adolf Aponno bersama staf.

Dalam rapat tersebut, Sekot Ambon A.G. Latuheru, S.H., M.Si menyampaikan, Pemerintah Kota Ambon dan Kodam XVI Patimura sementara berupaya melakukan pengalihan fungsi Benteng Nieuw Viktoria, yang saat ini menjadi area Markas Kodam XVI Pattimura, menjadi cagar budaya nasional seperti yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Sedangkan Kepala Kantor Pertanahan Kota Ambon Adolf Aponno, A.Ptnh., S.H dalam presentasinya memaparkan lokasi rencana pembangunan pada Negeri Laha dan Tawiri, yang mana kemudian dalam kesepakatan bersama memilih lokasi pada Negeri Tawiri dengan luasan 50.000 m2.

Baca Juga:

Kesepakatan yang lahir, adalah konsentrasi pada pembebasan lahan pengadaan tanah tahun 2020 dan tahun 2022 dilakukan proses pembanguna.  Kemudian, dilaksanakan peninjauan lokasi pada tanggal 11 Januari 2020 pukul 09.00 WIT.

Dan, menindaklanjuti Rapat Koordinasi Rencana Pengalihan Benteng Nieuw Victoria Ambon, telah dilakukan peninjauan lokasi pada Negeri Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota ambon oleh Tim Pokja Pengalihan Benteng Niew Victoria Kodam XVI Patimura Ambon, Tim Pokja Pengalihan Benteng Nieuw Victoria Pemerintah Kota Ambon dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Ambon bersama staf.

SEJAK 2016

Rencana alih fungsi Benteng Niew Victoria menjadi cagar budaya, sudah mengemuka sejak tahun 2016 lalu, saat Letjen TNI Dono Monardo menjabat Pangdam XVI Pattimura.

Penyerahan Benteng Nieuw  Victoria kepada Pemkot Ambon didasarkan pada pertimbangan yakni objek sejarah tersebut tidak boleh diperuntukan untuk komersial, tetapi menjadi bagian sejarah Kota Ambon.

"Luas lahan di kawasan Benteng Nieuw Victoria kurang lebih enam hektare, hal tersebut jika dimanfaatkan dengan baik akan membawa manfaat yang besar bagi pengembangan pariwisata Kota Ambon,” terang Walikota Richard Louhenapessy saat itu.

Penyerahan aset sejarah tersebut dalam bentuk tukar guling lahan. Kodam menyerahkan Benteng Nieuw Victoria, selanjutnya Pemkot Ambon akan menyiapkan lahan kepada TNI AD dan proses pembangunan akan dilakukan pemerintah pusat.

Benteng Nieuw Victoria awalnya dibangun oleh orang-orang Portugis pada 1575 dan diberi nama Nossa Senhora Annucida, yang menjadi cikal bakal tahun kelahiran Kota Ambon. Namun benteng ini kemudian direbut oleh Belanda pada 1605 dan berganti nama dengan Victoria yang berarti kemenangan.

Sekitar tahun 1754 gempa besar mengguncang Kota Ambon, benteng yang dijadikan pusat pemerintahan Kolonial Belanda di Maluku itu mengalami kerusakan parah, setelah direnovasi benteng itu berganti nama dengan Nieuw Victoria yang artinya kemenangan baru.

Tim dari Pemkot Ambon dan Kodam XVI Pattimura bersama Tim Badan Pertanahan Kota Ambon saat melakukan peninjauan lapangan lokasi tukar guling Benteng Nieuw Victoria dengan lokasi Markas Kodam XVI Pattimura di Negeri Tawiri, Ambon, 12 Januari 2020 lalu.

Penulis: Petra Josua
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!