Sekilas Info

PROGRAM INTERNSIP DOKTER

Perhatian Pemkab Halsel ke Tenaga kesehatan Sangat Baik, Pelayanan Masyarakat Semakin Membaik

Ist Tim monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dari Sekretariat PIDI Pusat sedang mengunjungi fasilitas kesehatan di Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, Jumat (17/1/2020).

satumalukuID - Tim monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dari Sekretariat PIDI Pusat menilai bahwa secara umum program internsip di Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, berjalan dengan haik dan sesuai dengan tujuan program.

"Hari ini saya bersama tim dari Sekretariat PIDI Pusat, anggota KIDI Maluku Utara dan Kepala Sekretariat PIDI Maluku Utara melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring
dan evaluasi pelaksanaan PIDI di Labuha. Kesimpulan saya, programnya berjalan baik," ujar dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS, salah satu anggota tim monitoring, kepada satumalukuID, Jumat (17/1/2020).

Kunjungan pertama, menurut lelaki yang akrab disapa Robby ini, mereka lakukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha. Di rumah sakit Kelas C dengan 96 bed ini, pihaknya diterima Kabid Keperawatan, La Ode dan salah satu dokter pendamping internsip, dr. Haris, SpB, serta para dokter internsip Labuha.

"Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Halsel turut hadir Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Abubakar, SKM. Kunjungan kami lanjutkan ke Puskesmas Labuha, dimana ada 3 orang dokter internsip yang sedang bertugas melayani pasien," terang Staf Ahli Bidang Desentralisasi Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI ini.

Pihaknya juga melihat Rumah Singgah di Puskesmas yang merupakan
tempat pertolongan persalinan normal. Mereka diterima oleh Kepala Tata Usaha Puskesmas, ibu Endang dan staf.

"Dari pertemuan di RSUD maupun diskusi di Puskesmas dengan para dokter dan dokter pendamping, saya berkesimpulan bahwa secara umum program internsip di Labuha berjalan
dengan baik dan sesuai dengan tujuan program," tandasnya.

Peran Komite Medik dan dokter pendamping, disebutnya sangat besar dalam upaya tercapainya kemandirian dan peningkatan kemampuan peserta, baik dalam hal keterampilan klinik maupun program promotif preventif (upaya kesehatan masyarakat).

Semua peserta, disebut Robby, juga mendapat insentif yang sangat memadai dari pemerintah kabupaten setempat, selain rumah dinas.

"Perhatian pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan kepada dokter dan tenaga kesehatan sangat baik, sehingga dampaknya pelayanan kepada masyarakat juga baik sekali. Semoga pelayanan kesehatan terus dapat ditingkatkan ke depan," harapnya.

Penulis: Embong
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!