Sekilas Info

VISIT AMBON 2020

Festival Nusaniwe 2020 Jadi Ajang Promosi Pariwisata Ambon, Paralayang Jadi Nilai Pembeda

Sejumlah atlit paralayang yang baru saja mendarat di lapangan Negeri Nusaniwe mengawali pembukaan Festival Nusaniwe 2020, Kamis (16/1/2020)

satumalukuID – Festival Nusaniwe yang sementara berlangsung di Negeri Nusaniwe 16 -18 Januari 2020 diharapkan dapat memperkenalkan pariwisata Kota Ambon ke wisatawan lokal maupun manca negara. Apalagi salah satu kegiatan dalam event tersebut yakni olahraga paralayang pada 2017 lalu berhasil memecahkan rekor MURI, sehingga layak menjadi ciri khas Negeri Nusaniwe.

Harapan tersebut dikemukakan Asisten Pemerintahan Sekretaris Kota Ambon (Asisten I), Mientje Tupamahu saat membuka Festival Nusaniwe 2020 bertempat di Lapangan Sepakbola Airlow,Nusaniwe, Kamis (16/01/2020).

Acara festival yang sepenuhnya diinisiasi Negeri Nusaniwe ini terdiri dari beberapa mata acara, antara lain, Atraksi Paralayang, Eksebisi Sepak Bola Putri, Bakudapa Legenda Sepakbola, Lomba Pancing dan masak Serba Ikan serta Temu Anak Remaja.

“Setelah tahun 2017 Paralayang Negeri Nusaniwe berhasil memecahkan rekor MURI dengan pendaratan pertama di air, diharapkan lewat Festival Nusaniwe ini, olahraga paralayang bisa diperkenalkan sebagai ciri khas Negeri Nusaniwe,” kata Mientje.

Tak lupa Asisten I memberikan apresiasi kepada Pemerintah dan Masyarakat Negeri Nusaniwe atas terselenggaranya Festival Nusaniwe 2020. “Ini merupakan terobosan dari Pemerintah Negeri Nusaniwe didukung oleh masyarakat setempat yang patut diberikan apresiasi,” timpalnya.

Dia juga menyatakan apresiasinya, karena selain Festival Nusaniwe, akan ada juga Festival Eri yang sejak tahun 2018 sudah tercatat sebagai salah satu even dalam kalender pariwisata di Kota Ambon.

“Semakin banyak festival yang diselenggarakan di Kota Ambon, terutama atas inisiasi dari Desa atau Negeri, maka akan semakin besar manfaatnya dalam menumbuh-kembangkan partisipasi masyarakat demi menunjang pembangunan Kota Ambon, khususnya dalam sektor pariwisata,” harapnya.

Pada saat yang sama, Penjabat Negeri Nusaniwe Arthur Solsolay dalam laporannya menjelaskan, Festival Nusaniwe 2020 selain untuk mempromosikan pariwisata negeri, juga merupakan suatu wujud partisipasi, baik Pemerintah maupun Masyarakat Nusaniwe dalam mendukung Visit Ambon 2020.

“Pemberdayaan masyarakat Negeri Nusaniwe memang tengah digiring kearah pariwisata, karena disadari sungguh potensi pariwisata Negeri Nusaniwe sangat menjanjikan kedepan dan kiranya dapat dikelola oleh masyarakat nusaniwe sendiri,” katanya.

Dia menambahkan, Atraksi Paralayang yang menjadi salah satu ikon dalam Festival Nusaniwe 2020 adalah bagian dari upaya Pemerintah Negeri Nusaniwe dalam mengembangkan pariwisata.

“Dan untuk itu, kami dari Pemerintah Nusaniwe telah mengirim dua orang anak negeri untuk pelatihan pilot paralayang, dan kami juga sudah membeli 2 buah parasut lewat proses pengadaan tahun 2019 yang lalu,” terang Penjabat.

Ditambahkan, atraksi paralayang pada Festival Nusaniwe tahun 2020 ini, selain diikuti oleh 2 orang anak negeri, juga diikuti oleh para penerjun dari Manado sebanyak 16 orang dan Wonosobo sebanyak 2 orang. Dan untuk acara Bakudapa Legenda Sepakbola, Pemerintah Negeri Nusaniwe mengundang legenda sepakbola nasional asal Ambon, Rocky Putiray.

Menurut penjabat, acara Bakudapa Legenda sengaja dilakukan agar para pemuda Negeri Nusaniwe dapat menerima masukan serta motivasi untuk begaimana mengembangkan talenta-talenta yang dimiliki.

“Sejauh ini, saya melihat pemuda nusaniwe memiliki talenta dalam dunia persebakbolaan, namun kurang begitu ditekuni. Saya harap lewat acara bakudapa legenda, mereka dapat termotivasi dengan baik. Tidak hanya dalam hal sepakbola, namun juga hal-hal positif lainnya yang merupakan bagian dari talenta yang dimiliki,” tutupnya.

Penulis: M-15
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!