Sekilas Info

MINI MARKET

Tidak Melebihi Kuota, Izin Pembangunan Waralaba Indomaret dan Alfamidi di Kota Ambon 66 Gerai

satumalukuID – Izin yang sudah diterbitkan Pemerintah Kota Ambon untuk pendirian waralaba Indomaret dan Alfamidi mencapai 66 gerai. Rinciannya, Indomaret sebanyak 40 gerai dan Alfamidi 26 gerai.

"Operasionalnya tidak melebihi kuota yang ditetapkan, untuk indomaret 40 gerai dan hampir rampung semua, sementara alfamidi baru 10 gerai yang beroperasi dari kuota 26 gerai," kata Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Ambon, Janes Aponno, Rabu (15/1/2020)

Ia mengatakan, ritel waralaba tersebut beroperasi di lima kecamatan di kota Ambon, ijin operasionalnya sesuai kuota yang ditetapkan.

Janes menjelaskan, keberadaan ritel waralaba tersebut di kota Ambon tidak melebihi kuota yang ditetapkan yakni sesuai Undang-Undang nomor 7 pasal 26 tahun 2006.

"Jika melebihi kuota yang ditetapkan maka akan dikenakan sanksi, karena kegiatan perdagangan harus sesuai UU dan wajib memiliki Surat Ijin Usaha Perdagangan serta Tanda Daftar Perusahaan (SIUP-TDP)," ujarnya.

Diakuinya, semakin banyak investor masuk ke kota Ambon menandakan tingkat perekonomian semakin baik ditunjang berbagai kemudahan yang diberikan.

Pemkot Ambon lanjutnya, tidak menargetkan investor yang akan masuk ke kota Ambon. Yang terpenting adalah bagaimana strategi untuk menghadirkan investor seuai karakteristik serta potensi daerah.

"Sektor perdagangan dan jasa merupakan sektor yang terbanyak mendominasi investasi baik lokal maupun nasional," tandasnya.

Ditambahkannya, kehadiran ritel waralaba baik indomaret maupun alfamidi memberikan dampak bagi kota Ambon yakni penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan investasi.

"Ijin yang diberikan tentunya sesuai kuota, kita berharap semua berjalan lancar sehingga perekonomian kota Ambon semakin meningkat," tandas Janes.

Kehadiran waralaba Indomaret dan Alfamidi di Kota Ambon, sempat menimbulkan kontroversi. Banyak yang mendukung hadirnya waralaba tersebut. Mereka berpandangan sebagai kota tujuan wisata, wajar bila ada minimarket representatif untuk memberikan kenyamanan kepada para wisatawan. Selain juga untuk membuka lapangan kerja.

Sementara mereka yang menolak sebagaimana disuarakan salah satu OKP, menyampaikan kekhawatiran usaha ini akan mematikan para pedagang tradisional.

Namun sejauh ini, kehadiran waralaba Indomaret dan Alfamidi tetap beroperasi setelah mengantongi izin dari Pemerintah Kota Ambon.

Baca Juga

error: Content is protected !!