Sekilas Info

PEMERINTAHAN

Merasa Taliabu Dianaktirikan, Bupati Soroti Kebijakan Gubernur Maluku Utara soal Dana Pembangunan

Abdul Fatah Sisi Lain Kabupaten Taliabu dari udara

Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut), Aliong Mus menyoroti Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba  selama ini tidak memberikan porsi pembangunan yang merata dan terkesan "menganaktirikan" pembangunan Pulau Taliabu dibanding kabupaten/kota lainnya di provinsi setempat.

"Memang, Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba tidak serius dalam memberkan porsi pembangunan dan infrastruktur untuk Pulau Taliabu, terbukti hingga saat ini hanya Rp8 miliar dana yang dialokaskan untuk kabupaten ini," kata Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus di Ternate, Rabu.

Padahal, katanya, anggaran Pemprov Malut setiap tahunnya di atas Rp1 triliun dan ini membuktikan kalau dukungan Pemprov Malut bagi pembangunan Pulau Taliabu tidak terwujud.

"Ini ada apa dengan Gubernur, sehingga tidak memberkan porsi pembangunan yang merata di Malut dan Taliabu sebagai kabupaten yang baru dimekarkan tidak mendapatkan perhatian dari Gubernur, padahal dengan status sebagai daerah baru seharusnya diberikan perhatian khusus," kata Aliong Mus yang juga Ketua DPD Partai Golkar tersebut.

Kendati tidak mendapatkan dukungan Pemprov Malut, namun saat ini, Bupati Pulau Talibau berupaya mengajak kalangan pakar maupun akademisi menyumbangkan pikirannya untuk pembangunan Kabupaten Pulau Taliabu.

"Saya meminta akademisi di Malut maupun pakar lainnya datang ke Taliabu, agar dapat menyumbangkan ilmu untuk pembangunan kabupaten ini  sebagai upaya membangun daerah otonom baru tersebut," katanya.

Dikatakan, Taliabu, merupakan daerah otonom baru yang dimekarkan pada 2013 dan merupakan daerah yang sangat tertinggal, sehingga masih dibutuhkan upaya dan kerja keras untuk membangun.

"Sebagai daerah baru mempunyai kendala selain terbatasnya infrastruktur dan yang sangat dirasakan adalah minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) di beberapa bidang," katanya.

Sejak dilantik sebagai Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, pada 2016 , Aliong Mus mengaku terus mengenjot beberapa pekerjaan pembangunan infrastruktur dalam kurung waktu empat tahun.

Diantaranya, pembukaan ruas jalan keliling Pulau Taliabu dimana selama 4 tahun pembangunan di Dinas PUPR meliputi pekerjaan jalan Lapen 19,5 Km, pekerjaan jalan Butas 53,78 Km, pembukaan badan jalan 76,50 Km, penimbunan jalan tanah 156,28 Km, pembuatan gorong-gorong 135 unit serta pembuatan jembatan 30 unit.

Sementara itu, di tempat terpisah, Gubernur Provinsi Malut Abdul Gani Kasuba menanggapi pernyataan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus yang menilai Pemprov Malut tidak mempunyai perhatian serius akan pembangunan di Kabupaten Pulau Taliabu.

"Saya tetap memberikan dukungan pembangunan kepada  seluruh daerah di Malut, termasuk Pulau Taliabu, sehingga bupatinya harus lebih fokus lagi dalam pembangunan di Taliabu, karena jika terlalu berharap pada anggaran dari Pemerintah Provinsi Malut tidak bisa mengingat anggaran Pemprov Malut terbatas," kata Gubernur.

Penulis: Abdul Fatah
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!