Sekilas Info

KASUS NARKOBA

Terancam Dipecat, Tiga Oknum Polisi Pemakai Sabu di Aspol Tantui Diproses Hukum Pidana dan Kode Etik

Ian Toisutta Tiga tersangka oknum anggota Polda Maluku (dari kanan tersangka menggunakan penutup kepala hitam) dan dua warga sipil saat diekspose di Markas Polresta Ambon, Maluku, Selasa (14/1/2020).

satumalukuID- Tiga oknum polisi yaitu Bripka ILO (35), Brigpol ED (32) dan Brigpol AM (32) terancam dipecat. Mereka disergap usai "pesta sabu" di bilik rumah susun, area asrama Polri, kawasan Tantui, Kota Ambon, Maluku.

Ketiga anggota Ditsabhara Polda Maluku ini diamankan bersama dua warga sipil yaitu SU dan seorang wanita berisinial HL. Lima pelaku narkotika ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami sengaja tampilkan tiga anggota Polri untuk menunjukan bahwa kami serius dalam penanganan tindak pidana narkotika. Karena itu sudah merupakan instruksi langsung dari Kapolri dan bapak Kapolda," tegas Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat kepada wartawan di Markas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Selasa (14/1/2020).

Ketegasan penindakan persoalan narkotika, tambah Juru Bicara Polda Maluku ini telah dibuktikan dengan pemecatan tidak dengan hormat dua anggota sebelumnya oleh Kapolda Maluku.

"Dua minggu lalu kami pecat dua orang. Ini menunjukan kita tegas dan tidak melindungi siapapun yang terlibat narkoba," katanya.

Terkait masalah ini, tiga oknum polisi itu bakal menjalani proses hukum baik secara pidana maupun kode etik polri. Jika terbukti bersalah mereka akan dikenakan sanksi tegas, bahkan hingga PTDH.

"Dari tiga orang ini ada 7.000 lebih anggota yang baik yang perlu dilindungi. Sudah terbukti beberapa orang diproses karena selain pidana kita proses karena kode  etik profesi polri dan itu perintah dari atas," tandasnya.

Lima pelaku ini disangkakan menggunakan Undang-Undang Narkotika nomor 35 tahun 2009. Mereka dijerat Pasal 112, Pasal 114 dan atau atau Pasal 127 dengan ancaman 4 tahun sampai dengan 20 tahun penjara.

"Untuk penjual narkotika jenis sabu ini masih kita dalami," kata Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang kepada wartawan, Selasa (14/1/2020).

Simatupang mengaku saat ditangkap, tiga oknum polisi bersama dua warga sipil itu sudah usai pesta sabu. Mereka memakai di dalam kamar milik salah satu tersangka anggota polisi berinisial Ilo.

"Pemilik narkotika adalah SU (warga sipil) dan EN (polisi) ditemukan satu paket kecil. Untuk perempuan ini teman mereka," katanya.

Tiga oknum polisi dan dua warga sipil ini diakui telah memakai sabu lebih dari sekali. "Mereka sudah menggunakan bebetapa kali. Kalau pesta sabu di asrama baru saat itu dan langsung ditangkap," ujarnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!