Sekilas Info

PRAKIRAAN CUACA

Hingga 18 Januari, Wilayah Maluku Masih Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang

ANTARA/Harianto Foto ilustrasi gumpalan awan mendung.

satumalukuID – Hasil Analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa pada 12 sampai 18 Januari 2020, wilayah Maluku masih berpotensi hujan disertai angin kencang.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R. Prabowo dalam rilis tertulisnya Minggu (12/1/2020), menjelaskan hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan Madden Julian Oscillation (MJO) masih berada di Wilayah Indonesia bagian tengah dan timur

"Kondisi itu mendukung peningkatan konsentrasi curah hujan, fenomena gelombang tropis yakni "Kelvin Wave dan Rossby Ekuatorial" berkontribusi signifikan pada pembentukan pola siklonik dan pertemuan angin yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera dan Kalimantan," katanya.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah.

Periode 12 sampai 14 Januari 2020, yakni di Maluku, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur,  NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat, dan Papua.

Sementara, periode 15 sampai 18 Januari 2020, yakni di Maluku, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan,  Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, dan Papua.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, masih memprediksi terjadinya gelombang tinggi pada sejumlah wilayah di Maluku.

Gelombang tinggi diperkirakan terjadi mulai hari ini, Sabtu (11/1/2020) sampai Minggu (12/1/2020).

Tinggi gelombang yang akan terjadi diprediksi setinggi 1.25 meter hingga 2.50 meter. Ini berpeluang terjadi di beberapa perairan, diantaranya Laut Seram dan Laut Banda. Perairan Kepulauan Sermata, Leti hingga Tanimbar, juga bakal dilanda hal serupa.

"Gelombang tinggi juga akan terjadi di perairan Kepulauan Kai hingga Kepulauan Aru, laut Arafura bagian Barat sampai Tengah," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Ashar, Sabtu (11/1/2020).

Baca Juga

error: Content is protected !!