Sekilas Info

KASUS PENCURIAN

Bawa Lari Motor Dan Handphone, Dua Pemuda di Ambon Mendekam di Penjara, satu Masih Dikejar Polisi

Ian Toisutta Dua tersangka pencurian sepeda motor saat digelandang di rumah tahanan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kota Ambon, Maluku, Kamis (9/1/2020).

satumalukuID- LS (19) dan KSS (22), kini mendekam di penjara. Teman mereka HM, masih dikejar pihak polisi. Tiga pemuda itu merupakan pelaku pencurian di Kota Ambon.

LS dan KSS dibekuk di hari yang sama pada wilayah berbeda di Kota Ambon. LS ditangkap di kawasan SPBU Kebun Cengkih. Sedangkan KSS di bawah area Jembatan Merah Putih, Selasa (7/1/2020).

"Untuk rekan mereka HM, masih kami kejar," ungkap Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy, Kamis (9/1/2020).

Dua pelaku pencurian yang sudah berhasil digrebek kini telah ditetapkan tersangka. Mereka saat ini telah mendekam di rumah tahanan Polresta Pulau Ambon di Kota Ambon.

"LS dan KSS kami jerat dengan Pasal 363 dan atau Pasal 362 KUHPidana. Ancamannya maksimal 7 tahun penjara," tambahnya.

Tiga pemuda itu diketahui sebagai pelaku pencurian setelah polisi menerima laporan Jais (32), warga Dusun Wara, Desa Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (3/1/2020).

Berdasarkan laporan polisi nomor: LP/18/I/2020/Maluku/Resta Ambon ini, dua pelaku yaitu LS dan KSS berhasil diketahui dan langsung disergap.

Para pelaku mencuri motor korban yakni Yamaha Jupiter MX King dengan nomor polisi DE 2427 LW. Motor itu memiliki STNKB dan BPKB atas nama Fidel Marcel Angkotta.

"Mereka diduga juga membawa kabur handphone korban bermerk Vivo Y12 dan Y91, dompet berisi kartu ATM, buku tabungan BRI dan SIM C. Saat itu korban taruh di samping tempat tidur kamar rumahnya," ujarnya.

Kaisupy mengaku, dua tersangka ditangkap bersama barang bukti motor curian. Warna motor korban sudah diganti menjadi warna hitam.

"Kasus ini masih terus diselidiki. Sementara pelaku lainnya masih dikejar," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!