Sekilas Info

PARIWISATA

Bagaimana Supaya Turis Mau Datang dan Betah di Maluku? Ini Tantangan Dibukanya Penerbangan Bali – Ambon

Pesawat Bombardier CRJ1000 NextGen dengan kapasitas 96 penumpang yang melayani penerbangan langsung Ambon - Bali tiga kali seminggu.

satumalukuID – Penerbangan langsung Bali – Ambon pulang pergi yang dilayani Maskapai Garuda Indonesia menjadi berkah sekaligus tantangan bagi para pelaku usaha pariwisata dan pemerintah kota/kabupaten di Provinsi Maluku.

Berkahnya, warga Maluku yang ingin berliburan di Bali bisa terbang langsung dari Ambon serta memungkinkan masuknya para wisatawan ke negeri raja-raja ini. Namun tantangannya sekarang adalah bagaimana membuat para turis manca negara maupun turis lokal betah dan mau tinggal berlama-lama di Maluku.

“Pelaku pariwisata di Maluku khususnya di Kota Ambon, harus mampu membuat para turis mancanegara dan lokal, bisa betah dan berlama-lama di Ambon-Maluku saat mereka datang dari Bali. Yang harus segera dilakukan adalah penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) serta infrastruktur,’’ kata Walikota Ambon Richard Louhenapessy.

Menghadapi peluang ini, menurut Walikota, Ambon sebagai UNESCO City of Music harus mampu menunjukkan brand-nya. Karena itu pihaknya akan mendorong semua hotel di Ambon untuk menyiapkan fasilitas live musik begitu juga dengan restoran dan rumah-rumah makan besar.

Agen-agen perjalanan wisata, kata walikota diminta agar membuat paket-paket perjalanan wisata untuk para turis, sehingga mereka bisa berlama-lama di Maluku.

Walikota Richard mengemukakan, objek-objek pariwisata di Kota Ambon juga akan ditata sebaik mungkin untuk menyambut momentum ini, tentu dengan tidak meninggalkan kearifan lokal masyarakat Ambon.

Seperti diketahui, Garuda Indonesia resmi melayani rute baru penerbangan langsung Ambon-Denpasar pada 22 Desember 2019 lalu.

Penerbangan rute Ambon – Bali dilakukan tiga kali seminggu yakni setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu menggunakan pesawat Bombardier CRJ1000 NextGen dengan kapasitas 96 penumpang yakni 12 penumpang bisnis dan 84 kelas ekonomi.

Rute baru ini diharapkan akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke provinsi Maluku.

Penulis: M-15
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!