Sekilas Info

PERESMIAN GEREJA

Gedung Gereja Santa Maria Stasi Ngilngof Diresmikan, Diaspora Berdatangan dari Berbagai Penjuru

Foto: suaradamai.com Uskup Diosis Amboina Mgr. Petrus Canisius Mandagi (tengah), MSC dan Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun (kanan), Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu (kiri) menekan tombol sirene saat peresmian gedung Gereja Santa Maria Stasi Ngilngof, Paroki Namar, Maluku Tenggara, Senin (6/1/2020).

satumalukuID – Gereja Santa Maria Stasi Ngilngof, Paroki Namar, Maluku Tenggara, diresmikan, Senin (6/1/2019). Warga setempat dan diaspora ngilngof dari berbagai penjuru bersuka cita menyambut kehadiran gereja termegah di Kepulauan Kei itu.

Peresmian gereja ditandai dengan dibunyikan sirene oleh Uskup Diosis Amboina Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun serta Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu. Selanjutnya, Uskup Mandagi dan Bupati Hanubun membubuhkan tanda tangan di atas prasasti.

Kepala tukang, ketua Panitia, dan Pastor Paroki Namar kemudian menyerahkan kunci kepada Uskup Mandagi selaku pimpinan umat Katolik Wilayah Keuskupan Amboina ini membukakan pintu gereja. Sukacita tampak saat gedung gereja yang megah itu dibuka.

Peresmian Gereja Santa Maria Stasi Ngilngof ini, juga diawali dengan ritual adat dan pengalungan bunga serta salendang khas Kei. Sang Uskup kemudian ditandu dan diarak menuju gedung gereja dengan iringan musik dan tarian adat masyarakat setempat.

DIASPORA NGILNGOF

Yang menarik, peresmian gereja tidak hanya dihadiri umat setempat, tapi juga diaspora Ngilngof yang datang dari berbagai daerah dan dari luar negeri. Mereka tiba di Ohoi Ngilngof di Kabupaten Maluku Tenggara secara bergelombang.

Rombongan Ikatan Keluarga Ngilngof di Seluruh Indonesia, sebagaimana dilansir ngilngof.com, rute pertama datang pada tanggal 22 Desember 2019 melalui jalur laut dengan KM. Tatamailau dengan wilayah Merauke-Agats-Timika.

Selanjutnya rombongan dari wilayah Bovendigul, Mappi, Mam, dan Merauke tiba dengan KM Sabuk Nusantara 91 pada tanggal 24 Desember dengan jumlah rombongan 334 orang.

Rombongan Ikatan Keluarga Ngilngof lainnya hadir di Ngilngof dengan kapal - kapal Pelni seperti KM Tidar, Nggapulu, Sirimau, Leuser, maupun KM Sabuk Nusantara 71.

Ada juga yang melalui jalur udara seperti para pastor asal Ohoi Ngilngof maupun pastor - pastor asal Tanimbar yang sekolah di Seminari dan tinggal di Ohoi Ngilngof.

Peresmian dan Pemberkatan Gereja Santa Maria Ngilngof ini juga mendapat banyak sumbangan dan antusias dari seluruh masyarakat seperti kedatangan Bupati Kabupaten Puncak, Papua bersama istri dan rombongan.

Selain itu ada juga yang datang membawa yelim dari Ohoi-Ohoi tetangga maupun kerabat seperti Namar, Langgur, Ohoidertutu maupun Dullah Laut.

Banyak kegiatan yang dilaksanakan di dalam Ohoi dalam rangka menyongsong puncak acara seperti pemeriksaan kesehatan gratis kepada keluarga besar Ohoi Ngilngof, Misa Marga, Lomba Goyang Meti Kei, Turnamen Futsal, dan lain sebagainya.

Gereja Santa Maria Gereja Stasi Ngilngof yang baru diresmikan.

Penulis: M-15
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!