Sekilas Info

KASUS LAKA LANTAS

Tewaskan Penumpang Sepeda Motor, Dirut Bank Maluku – Maluku Utara Ditetapkan Tersangka

FOTO: Humas Polresta Ambon Penyidik unit Laka Satlantas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease tampak sedang melakukan olah TKP tabrakan maut di Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku, Sabtu (28/12/2019).

satumalukuID - Arief Burhanudin Waliulu, Direktur Utama (Dirut) Bank Maluku dan Maluku Utara, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan lalu lintas. Dia menabrak penumpang sepeda motor, Aisah, hingga tewas di Jalan M. Putuhena, Depan Kampus Politeknik Ambon, Sabtu (28/12/2019).

Penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menetapkan Waliulu sebagai tersangka setelah melakukan gelar perkara pada Minggu malam (5/1/2020). Dia dinilai lalai dalam mengemudikan mobil Toyota Fortuner DE 1122 AJ.

"Kami sudah tetapkan sebagai tersangka setelah gelar perkara tadi malam," ungkap Kasat Lantas Polresta Pulau Ambon AKP Ganesa kepada wartawan di Markas Polresta Pulau Ambon, Kota Ambon, Maluku, Senin (6/1/2020).

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, namun Waliulu tidak ditahan. Polisi berdalih yang bersangkutan kooperatif selama menjalani pemeriksaan.

"Kita kenakan Pasal 310 ayat (4) UU LLAJ, dengan pidana penjara paling lama enam tahun," tandas Ganesa.

Peristiwa naas itu berawal ketika Aisah dibonceng Husein Fajri Borut. Mereka merupakan warga Wailela, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. Keduanya hendak ke luar lorong Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berada di dalam lorong, tiba-tiba mobil fortuner yang dikemudikan tersangka menyeruduk kedua korban yang menggunakan sepeda motor Yamaha ZR. Sebelum menabrak korban, tersangka terlebih dahulu menabrak trotoar dan mobil berbalik arah masuk lorong jalan.

Kala itu tersangka bergerak kencang dari arah Desa Laha hendak menuju ke arah Pusat Kota Ambon. Entah mengapa mobil hilang kendali. Kerasnya tabrakan menyebabkan wanita 33 tahun itu terhempas masuk selokan. Nyawanya tidak tertolong setelah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku.
Sementara pengendara motor mengalami luka berat setelah diseruduk bersama motor berwarna merah dan hitam. Pemuda 20 tahun ini bersama motornya berada di depan mobil naas itu hingga berhenti.

"Mobil tabrak trotoar di ruas kiri jalan. Mobil kemudian keluar badan jalan masuk ke lorong sebelah kiri. Lalu menabrak pengendara serta boncengan dan sepeda motor," ungkap Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Iptu Julkisno Kaisupy.

Akibat kejadian itu, pengendara motor menderita luka robek di kepala. Dia juga pinsan atau tidak sadarkan diri.
"Kedua korban mengalami luka berat sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Namun beberapa menit kemudian boncengan meninggal dunia," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!