Sekilas Info

FORTUNER MAUT

Pengemudi Fortuner Maut di Rumahtiga Diduga Dirut Bank di Maluku, Kasusnya Mirip Oknum DPRD Ambon

Mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Dirut Bank Maluku Arief Burhanuddin Waliulu menabrak sepeda motor dan menewaskan Aisah (33) di Rumahtiga Ambon, Sabtu (28/12/2019).

satumalukuID – Siapa Arief Burhanuddin (56), pengemudi Fortuner yang menewaskan Aisah (33) dalam kecelakaan maut di Jl Ir M Putuhena Rumahtiga Ambon, Sabtu siang (28/12/2019), mulai tersingkap. Diduga dia adalah Arief Burhanuddin Waliulu, salah satu direktur utama BUMD di Provinsi Maluku.

Dugaan kejelasan tentang si pengemudi fortuner maut itu diungkap online siwalimanews.com Minggu (29/12/2019). Situs berita ini menulis secara jelas bahwa Arief Burhanuddin Waliulu dimaksud adalah Direktur Utama Bank Maluku - Maluku Utara.

Namun, sampai kemarin, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian tentang siapa sebenarnya pengemudi Fortuner Maut tersebut.

Baca Juga:

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy menjelaskan, pengemudi fortuner maut ini adalah pegawai salah satu BUMN. Hal itu didasarkan KTP milik pengemudi yang mencantumkan pekerjaannya sebagai pegawai BUMN.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa kecelakaan lalu lintas saat pengendara mobil Toyota Fortuner menabrak pengendara sepeda motor Yamaha ZR di Jl Ir. M Putuhena Rumahtiga, Ambon, Sabtu siang (28/12/2019) memakan korban.

Aisah (33) yang dibonceng pengedara sepeda motor Yamaha Husein Fajri Borut (20), meninggal dunia dalam kecelakaaan yang terjadil sekitar pukul 12.00 WIT tersebut. Sedangkan Husein mengalami luka berat dan kini sedang menjalani perawatan dan pengemudi Toyota Fortuner yang diketahui bernama Arief Burhanudin (56) selamat.

Kasus tabrakan maut yang mengakibatkan tewasnya penumpang sepeda motor yang dibonceng mengingatkan lagi peristiwa kasus serupa yang menimpa warga Kota Ambon Silvia Hesti Yaklel, pada 11 November 2018 yang lalu.

Baca Juga:

Saat itu, Silvia Hesti Yaklel yang dibonceng Yehezkiel alias Ekel ditabrak mobil Honda Mobolio yang dikendarai oknum anggota DPRD Kota Ambon Mulijono Sudrik alias Mul (45). Peristiwa terjadi pada Minggu, 11 November 2018 sekitar pukul 16.30 WIT tepatnya di atas Jalan Jenderal Sudirman atau belokan underpass Tantui, Kecamatan Sirimau, Ambon.

Akibat tabrakan tersebut nyawa Silvia tak tertolong sedangkan Yehezkiel menderita luka berat.

Atas perbuatannya, oknum anggota DPRD Kota Ambon, Mulijono Sudrik alias Mul (45), akhirnya dimejahijaukan oleh jaksa penuntut umum (JPU), Fitri ke Pengadilan Negeri Ambon, Jumat (5/4/2019) lalu.

Dia dijerat melanggar pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun.

Adapun Pasal 310 ayat 4 undang-undang no 22 tahun 2009 tentang LLAJ menyebut setiap orang yg mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia di pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000.

Penulis: M-15
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!