Sekilas Info

AMBON BERPRESTASI

Cetak Banyak Prestasi, Walikota Ambon Masuk Nominator Penerima Anugerah Kebudayaan PWI

Foto: satumalukuID/petra josua Walikota Ambon Richard Louhenapessy didampingi Sekda Anthony Gustaf Latuheru saat event Amboina Music Carnival pada 6 September 2019 lalu.

satumalukuID – Tahun 2019 bisa dibilang merupakan tahun prestasi bagi Pemerintah Kota Ambon. Salah satu prestasi fenomenal berskala internasional yang diraih Kota Ambon adalah penetapan sebagai Kota Kreatif Berbasis Musik oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).

Prestasi tersebut diikuti sejumlah penghargaan tingkat nasional yang dilaksanakan oleh berbagai lembaga kredibel, termasuk oleh kementerian dan lembaga negara.

Dan, di penghujung tahun 2019, satu lagi prestasi bakal ditorehkan setelah Walikota Ambon Richard Louhenapessy masuk dalam 10 nominator Penerima Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kepastian nominasi Walikota Ambon dalam penghargaan bidang kebudayaan PWI dipastikan lewat surat terbuka yang dilayangkan Dewan Juri PWI Pusat, Jumat (27/12/19).

Dalam surat tersebut dikatakan, Walikota Ambon bersama 9 Bupati/Walikota lainnya masuk dalam jajaran 10 nominator setelah melalui proses penilaian yang dilakukan dewan juri.

Adapun dewan juri terdiri dari 5 orang, antara lain, Ninok Leksono (Kompas/Rektor Universitas Multimedia Nusantara), Agus Dermawan T (pengamat/penulis seni, budaya, pariwisata), Atal S.Depari (wartawan/Ketua Umum PWI Pusat), dan Yusuf Susilo Hartono (Pengurus PWI Pusat/Pemred Majalah Galeri). Satu orang berbasis akademisi (penari, bintang film, Dosen Institut Kesenian Jakarta, Direktur IDF), yang disepakati sebagai Ketua Dewan Juri.

“Setelah melalui perdebatan Dewan Juri di Kantor PWI Pusat, akhirnya kami berhasil memilih 10 Bupati/Walikota, calon penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat,” kata Direktur Komunikasi PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono yang juga Pelaksana Anugerah Kebudayaan PWI.

Dikatakan, penilaian proposal dilakukan dengan tiga kategori yang menjadi acuan Dewan Juri, yakni, Daerah/kota yang ada di dalam wilayah/dekat Ibukota Negara RI, Daerah/ kota yang berada/dekat ibukota provinsi, dan Daerah/kota yang jauh dari ibukota provinsi.

“Dengan menitik beratkan pada aspek bentuk penyajian proposal meliputi aspek visual, bahasa, dan teknik, serta isi meliputi pilihan judul/program, profil daerah dan Walikota, pemanfaatan media massa/media sosial, landasan peraturan daerah, kebijakan dan strategi, serta aspek pendukung,” katanya.

Menurutnya, acara ini digelar PWI Pusat bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

“Kesepuluh nominator nantinya akan diundang ke Jakarta, pada awal Januari 2020, untuk melakukan presentasi di depan Dewan Juri dan tanya jawab pendalaman proposal. Ini merupakan rangkaian akhir, sebelum menerima penghargaan ini pada acara puncak HPN 2020 di Banjarmasin, 9 Februari 2020,” imbuhnya.

Diketahui, 10 Bupati/Walikota calon penerima penghargaan tersebut yaitu Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany; Walikota Banjarmasin Ibnu Sina; Walikota Ambon Richard Louhenapessy; Bupati  Tulang Bawang Barat Umar Ahmad; Bupati Halmahera Barat Danny Missy; Bupati Serdang Bedagai Soekirman; Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani; Bupati Gunung Kidul Hj Badingah; Bupati Tabalong , Anang Syakhfiani; dan Walikota Baubau AS Tamrin.

Penulis: m-5/Petra Josua
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!