Sekilas Info

KOTA KEMBAR

Perbarui MoU, Kerjasama Ambon-Vlissingen Sangat Berbeda karena Ada Aktivitas yang Mengikutinya

FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Ambon Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan Pemerintah kota Vlissingen Belanda memperbarui nota kesepahaman (MoU) kerja sama kota kembar atau sister city.

satumalukuID - Walikota Vlissingen, Belanda, Bas Van den Tillar mengatakan, kerja sama antara Ambon-Vlissingen memiliki nilai plus karena ada aktivitas yang mengikutinya.

Dia memuji Pemerintah Kota Ambon yang telah berusaha keras membangun hubungan kota kembar (sister city) bersama dengan Stichting Samenwerking Vlissingen Ambon (SSVA) atau Yayasan Kerja Sama Vlisingen Ambon, kedutaan, maupun pemerintahan Kota Vlissingen.

Hal itu dikemukakan Walikota Vlissingen setelah penandatanganan nota kesepahaman (memory of understanding/MoU) kerjasama Kota Kembar dengan Walikota Ambon Richard Louhenapessy di Vlissingen, Belanda.

Menurut Walikota Vlissingen, format MoU, bisa berubah tetapi isinya harus tetap sama, karena yang terpenting bukan yang tertulis di atas kertas tetapi implementasi kerja sama melalui berbagi informasi antara kedua pihak.

Selama ini, kata dia, banyak MoU kota kembar hanya di atas kertas saja lantaran banyak kota yang tidak aktif dengan datang untuk penandatangan MoU.

"Tetapi Pemerintah Kota Ambon telah berusaha membangun hubungan yang keras melalui kerja sama ini dengan baik bersama SSVA, kedutaan maupun Pemerintah Vlissingen," timpalnya.

Sementara itu, Walikota Ambon Richard Louhenapessy menjelaskan MoU kerja sama yang diperbarui yakni dalam bidang kesehatan, promosi kebudayaan dan pariwisata, peningkatan sumber daya manusia, khususnya bidang pendidikan.

Dia mengatakan, Ambon-Vlissingen memiliki sejarah kerja sama yang cukup lama dengan SSVA, karena itu diharapkan kerja sama ini terus terbangun dengan baik.

"Intinya sama seperti yang dibuat sebelum ini, hanya kita harus mengikuti format yang disampaikan oleh Kementerian Luar negeri , tujuannya agar semua 'sister city' memiliki keseragaman format sehingga dengan mudah dapat dipantau sejauh mana perkembangan yang telah dilakukan," katanya.

Ia mencontohkan kerja sama yang telah terjalin selama ini antara Ambon-Vlissingen , Jakarta-Roterdam, Ambon-Darwin, Ambon-Tokyo harus diseragamkan format kerja samanya.

Selama ini, kata dia,  dari penilaian Kemenlu diketahui banyak "sister city" yang hanya sampai pada euforia, tetapi tidak ada langkah lanjutan atau aktivitas yang menunjukkan peran sebagai kota kembar.

Dikemukakannya bahwa Kementerian Kesehatan, Kemenlu, Kemendagri memberikan dukungan yang luar biasa atas hubungan kerja sama antara Ambon-Vlissingen. Bahkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Belanda turut memberikan apresiasi karena ini merupakan nilai plus bagi kinerja mereka sebagai perwakilan KBRI.

Ia menyatakan, masyarakat Kota Ambon juga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Vlissingen atas kerja sama yang selama ini dilakukan.

"Masyarakat Kota Ambon mendapatkan efek positif dari kerja sama tersebut. Dan bagi saya, Ini peran SSVA dalam upaya menjaga hubungan ini tetap berlangsung dengan baik," kata Richard Louhenapessy, Jumat (13/12/2019) di Ambon.

Baca Juga

error: Content is protected !!