Sekilas Info

AMBON – VLISSINGEN

Program Sister City Ambon – Vlissingen Diapresiasi, KBRI Den Haag: Jadi Contoh Positif untuk Kota Lain

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy bersama rombongan melakukan pertemuan dengan wakil Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Fikry Cassidy, di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Denhaag, Rabu.

satumalukuID - Program Sister City Ambon - Vlissingen merupakan contoh baik hubungan kerjasama antarkota lintas negara karena memberikan nilai tambah kepada masyarakat kedua kota.

"Hubungan kota kembar ini membawa dampak besar bagi masyarakat dan pembangunan kedua kota, karena itu kerjsama ini harus menjadi contoh," kata Wakil Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Fikry Cassidy saat melakukan pertemuan bersama Walikota Ambon, Richard Louhenapessy di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag, Rabu (11/12/2019).

Wakil Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Fikry Cassidy mengatakan, hubungan kerja sama sister city Ambon -Vlissingen harus menjadi contoh bagi kota lain di Indonesia.

Dia mengatakan, kedutaan mengapresiasi kerjasama dua kota kembar ini dan berjanji mengawal hubungan Ambon-Vlissingen,

Kedutaan mencatat adanya hubungan sister city yang positif karena memberiikan dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan.

"Pemkot Ambon bersama Pemerintah Vlissingen melaksanakan kewajiban, sementara Kedutaan mewakiili Pemerintah memberikan pendampingan," katanya.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan, trend perkembangan dunia saat ini setiap kota lebih memikirkan kota masing-masing. "Ambon-Vlissingen telah membangun hubungan antar kota yang jauh menguat sejak beberapa puluh tahun lalu dan berdampak besar hingga hari ini," katanya.

Sejumlah bidang kerjasama yang telah dikembangkan, yaitu kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

Dikatakannya, pihak kedutaan juga akan mendorong terutama komponen maupun stakeholder di Belanda untuk berpartisipasi secara maksimal dalam festival yang akan dilaksanakan di Kota Ambon.

Partisipasi yang akan didukung yang akan dilaksanakan yakni Visit Ambon 2020.

Kedutaan juga telah bersedia menyurati Kementerian Perhubungan terkait jalur perhubungan penerbangan maskapai Garuda yang tidak langsung, karena hal itu tidak menguntungkan bagi pasar Eropa.

"Selama ini jalur penerbangan ke Amsterdam harus melalui Medan, Denpasar, Jakarta. Hal ini tidak menguntungkan masyarakat khususnya masyarakat Maluku di Eropa yang ingin mengunjungi Ambon. Ini sangat merugikan apalagi menyambut Visit Ambon 2020," katanya.

Ditambahkan Wali kota, kedutaan memberikan apresiasi dan dukungan kepada Pemkot Ambon, sama seperti Menteri Luar Negeri yang memberikan catatan atas hubungan kerjasama Ambon-Vlissingen.

"Hubungan kerjasama ini akan menjadi contoh bagi kota lain di Indonesia untuk membuka hubungan sister city dengan negara lain, karena sangat memberikan manfaat besar," ujarnya.

Baca Juga

error: Content is protected !!