Sekilas Info

AKSI HEROIK

Viral Aksi Heroik Anggota TNI asal Maluku Seorang Diri Bubarkan Tawuran Anak STM di Kendari

FOTO; Liputan6.com/Ahmad Akbar Fua Kopral Dua Imanuel Maresyembun saat menangkap satu siswa STM pelaku tawuran di Kendari.

satumalukuID – Kopral Dua Imanuel Maresyembun, anggota TNI yang bertugas di Kodim 1417 Kedari, Sulawesi Tenggara, sedang viral. Aksi heroiknya yang sendirian membubarkan dan menangkap siswa STM yang sedang terlibat tawuran menjadi sorotan media nasional.

Menariknya, Imanuel belakangan diketahui sebagai tentara asal Maluku yang sedang berdinas di Kodim 1417 Kendari sejak 2017. Dia masuk TNI pada 2003 lewat jalur pendaftaran di Papua dan mendapatkan penugasan di Batalyon Infanteri 725 Woroagi, Sulawesi Tenggara.

Disana, Imanuel tinggal 16 tahun di barak dan asrama tentara. Selama itu, pria kelahiran Saumlaki Tanimbar ini berlatih beladiri militer yongmodo dan kempo. Tidak hanya itu, Imanuel juga pernah menjalani penugasan pengamanan di perbatasan Papua dan Aceh.

"Saya tugas di Aceh pada 2004-2005, setelah tsunami. Kemudian saya tugas di perbatasan Papua-Papua Nugini pada 2-008-2009," cerita pria kelahiran 1983 silam.

Sejak 2017, dia memutuskan keluar dari Yonif 725. Saat pindah di Kodim 1417 Kendari, pria yang hobi olahraga bola voli dan sepakbola itu, langsung ditugaskan sebagai staf Kasdim 1417 Kendari.

Imanuel tak khawatir dengan ulah anak-anak STM karena dia mengaku pernah mengecap pendidIkan di STM selama 2 tahun di Ambon.

Pernah bergaul dengan senior dan siswa seangkatan di STM, Imanuel banyak mengerti soal karakter anak STM yang terkenal keras. Salah satu alasannya, karena di sekokah itu mayoritas laki-laki.

"Saya tahu anak STM, mereka keras dan jadi laki-laki betul selama sekolah," ujarnya.

PITING LEHER

Dilansir dari Liputan6.com, Jumat (6/12/2019), puluhan siswa STM terlibat tawuran di depan SPBU Rabam Kota Kendari. Tawuran brutal ditandai dengan aksi pelemparan dan merusak mobil yang sedang melintas di lokasi tersebut.

Kopral Imanuel yang kebetulan sedang melintas mengendarai mobil Kasdim 1417 Kendari itu dibuat kaget karena mobilnya terkena lemparan batu.

Spontan dia turun dari mobil dan menangkap salah satu siswa dan lehernya langsung dipiting.  Dalam situasi tersebut, dia masih sempat mengejar anak-anak STM lainnya.

Beberapa orang siswa berusaha menyelamatkan rekannya yang dipiting tentara berpakaian lengkap itu, tetapi tidak berani. Pasalnya, Imanuel menunjuk-nunjuk dan meneriaki beberapa siswa yang kemudian lari terbirit-birit karena takut.

Sejumlah anggota masyarakat yang kesal melihat ulah siswa STM ada yang geram dan datang ingin memukul namun dicegah secara tegas oleh Imanuel.

"Di situ saya bawa siswa yang saya amankan di Polsek Mandonga," ujar pria kelahiran Saumalaki, Kepulauan Taimbar itu.

Berkat keberanian Imanuel, polisi yang datang belakangan akhirnya menangkap 29 siswa STM Kendari yang berada di lokasi tawuran, digelandang ke Polres Kendari.

Kopda Imanuel melarang warga yang bermakud memukul siswa STM yang dia amankan.

Penulis: M-15

Baca Juga

error: Content is protected !!