Sekilas Info

PERIKANAN

PAD Perikanan Maluku Bisa Tembus 3 Miliar Rupiah, Harga Cakalang Segar di Pasar Ambon Cukup Mahal

John Soplanit Tumpukan ikan cakalang yang dijual pedagang di pasar Arumbai, Mardika, Kota Ambon .

satumalukuID - Target pendapatan asli daerah Maluku dari sektor kelautan dan perikanan pada posisi Oktober 2019 sudah terealisasi Rp2,5 miliar dan diperkirakan bisa menembus angka Rp3 miliar hingga akhir Desember tahun ini.

"Kalau PAD 2018 Rp2,4 miliar dan untuk tahun ini sampai dengan bulan kemarin sudah mencapai Rp2,5 miliar berasal dari izin usaha perikanan yang ditandatangani kepala PTSP atas nama gubernur untuk 288 kapal," kata Kadis Kelautan dan Perikanan Maluku, Romelus Farfar di Ambon, Selasa (25/11/2019).

Penjelasan Kadis DPP disampaikan dalam rapat kerja bersama pimpinan dan anggota komisi II DPRD Maluku dipimpin Saodah Tethol.

Jumlah PAD ini sudah termasuk penyewaan colstorage, penjualan air, penyewaan paar ikan higienis, dan mudah-mudahan di Desember 2019 bisa melewati angka Rp2,9 miliar sampai Rp3 miliar.

Ini belum termasuk tambat-labuh kapal yang nantinya akan diberlakukan pada 1.600 kapal yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai Dobo karena selama ini gratis

"Kita sudah mengajukan peraturan gubernur untuk ditagih tambat-labuh tetapi setelah ditelaah, Kemenkum HAM Maluku mengatakan harus melalui peraturan daerah dan bukannya Pergub," tandas Romelus.

Sehingga biro hukum Setda Maluku telah mengakukan ke Prolegda untuk dalam waktu dekat ini akan membahas persoalan tambat-labuh kapal, dan akan menetapkan pergub untuk menindaklanjuti perda tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) untuk reklamasi.

HARGA IKAN CAKALANG

Sementara itu, harga ikan cakalang segar yang ditawarkan para pedagang di pasar tradisional Kota Ambon hingga kini terbilang cukup mahal, dan persediaan pun sedikit.

Pantauan di pasar ikan Arumbai, kawasan pasar Mardika, Selasa, para pedagang mematok harga ikan cakalang segar mulai dari Rp60.000 hingga Rp110.000/ekor tergantung ukuran.

"Yang ada hanya ikan cakalang beku, kalau yang segar sekarang ini cukup sulit didapat, kebanyakan yang ada ini ikan jenis tatihu dan komu, itupun ikan sudah diberi es," kata Ahmad, pedagang ikan pasar Arumbai.

Ia mengatakan ikan cakalang segar maupun ikan tatihu segar hanya dijual oleh istri nelayan yang datang langsung ke pasar untuk menjual hasil tangkapan suaminya, namun dengan harga mahal.

Ahmad juga mengatakan, sudah sejak dua bulan belakangan ini kebanyakan masyarakat yang berbelanja lebih tertarik untuk membeli ikan lolosi, maupun ikan sembung jenis momar dan kawalinya.

Mahalnya ikan cakalang segar tidak mempengaruhi harga telur ayam yang hingga kini masih dipatok dengan harga Rp1.500 hingga Rp1.600/butir, telur ayam kampung Rp2.500 hingga Rp3.000/butir.

Harga daging ayam beku yang selama ini di pasok dari Surabaya Rp32.000/Kg, ayam pedaging segar produksi peternak lokal Rp55.000 hingga Rp65.000/ekor tergantung ukuran, daging ayam kampung Rp70.000 hingga Rp80.000/ekor tergantung ukuran, dan daging sapi segar Rp100.000/Kg.

Baca Juga