Sekilas Info

BLOK MASELA

Persiapkan Tenaga Kerja untuk Blok Masela, Pemprov Maluku Jajaki Kerjasama dengan PT Petro Tekno

Ilustrasi blok migas

satumalukuID - Pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku menjajaki kerja sama dengan PT Petro Tekno dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk mengelola Blok Migas Abadi Masela bila nantinya beroperasi.

Plt Kadis Nakertrans Maluku, Melky Lohy, yang dikonfirmasi dari Ambon, Minggu (24/11/2019), membenarkan, penjajakan kerja sama tersebut telah dibicarakan dengan CEO PT Petro Tekno, Sarwono Satrio, di Ambon pada 21 November 2019.

"Langkah ini menindaklanjuti keinginan Gubernur Maluku, Murad Ismail yang mendorong pembebasan lahan dan pengurusan Amdal yang dijadwalkan pada 2019 - 2022, dimajukan selesai 2020," ujarnya.

Pertimbangan Gubernur, bila pembebasan lahan dan Amdal selesai 2020, maka Blok Migas Masela bisa berproduksi pada 2025 dan Maluku berhak menerima hak partisipasi (PI) 10 persen.

Melky mengatakan, penjajakan kerja sama dengan PT. Petro Tekno merupakan salah satu kesiapan Pemprov Maluku menyikapi pengelolaan Blok Masela yang membutuhkan tenaga kerja siap pakai di masing-masing formasi.

"Kami harus menyiapkan SDM yang andal dan berkualitas, sesuai kualifikasi kebutuhan struktur maupun tenaga kerja yang ada di pasar kerja, makanya menjajaki kerja sama dengan PT Petro Tekno karena memiliki kualifikasi di bidang tersebut," kata Melky.

Menurut dia, pihaknya melalui Gubernur Murad telah menyurati SKK Migas dan Inpex meminta agar menyampaikan kebutuhan tenaga kerja dan kualifikasi yamng dibutuhkan untuk pengelolaan Blok Masela.

"Pemprov Maluku melalui koordinasi dengan Pemkab/Pemkot perlu mengetahui kebutuhan tenaga kerja maupun kualifikasi pengelolaan Blok Masdela agar mempersiapkan SDM sejak dini," ujar Melky.

Penulis: Alex Sariwating
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!