Sekilas Info

DESA SADAR JAMSOSTEK

Setelah Batumerah dan Latuhalat, Kini Waiheru Dipilih Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Jamsostek (BP Jamsostek) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon meluncurkan desa Waiheru kecamatan Teluk Ambon Baguala sebagai desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan.

satumalukuID - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Jamsostek (BP Jamsostek) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon meluncurkan desa Waiheru kecamatan Teluk Ambon Baguala sebagai desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan.

Desa Waiheru menjadi desa ke tiga program desa sadar jaminan sosial di kota Ambon setelah Batu Merah dan Latuhalat, sedangkan di Maluku merupakan desa ke enam, kata kepala BPJamsostek Cabang Maluku, Alias Muin.

"Program desa sadar jaminan sosial di Maluku sudah ada enam desa yakni Batu Merah, Latuhalat, Alang, desa Hoi Debut di Malra dan tahun ini desa Waiheru dan Amahai," katanya, di Ambon, Rabu.

Ia mengatakan, angka pekerja di Indonesia didominasi sektor informal, hal ini yang mendasari strategi perluasan kepesertaan yang idbangun oleh BP Jamsostek yakni program desa sadar.

Program jaminan sosial ini diharapkan dapat melindungi pekerja baik sektor formal maupun informal di Kota Ambon.

"Melalui program ini seluruh pekerja di kota ini diharapkan terjamin dalam program ini," katanya.

Alias menjelaskan, program desa sadar dilombakan setiap tahun, akan dipilih delapan desa yang mewakili ke tingkat nasional menjadi juara dibeberapa kategori.

"Tahun lalu desa Latuhalat menjadi juara nasional sebagai desa sadar inovatif, kita harapkan desa Waiheru yang beru dilaunching hari ini bisa menjadi inspirasi desa tetangga untuk menjadi desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan," ujarnya.

Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustaf menyatakan, lewat program desa sadar jaminan sosial Ketenagakerjaan atau BPJamsostek, melaksanakan beberapa jaminan antara lain, kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun.

"Kita sadar sungguh bahwa pekerjaan di segala segi memiliki resiko sehingga Pemerintah Kota berharap dapat menjamin seluruh pekerja lewat program-program BPJS ketenagakerjaan," katanya.

Momentum ini katanya, menjadi bukti bahwa hadirnya Pemerintah Kota dan BPJasmsostek untuk merencanakan penyelenggaraan jaminan sosial yang bermanfaat dan berkeadilan bagi seluruh pekerja secara menyeluruh.

"Jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki tujuan untuk memberikan perlindungan yamg memadai kepada seluruh rakyat Indonesia dari resiko kehilangan atau kekurangan pendapatan sebagai akibat kecelakaan kerja," tandasya.

Baca Juga