Sekilas Info

KORBAN GEMPA AMBON

Hampir Dua Bulan Pasca Gempa Magnitudo 6,5 Aktivitas Belajar Masih Dilakukan di Tenda Darurat

Para siswa SD Negeri 12 Tulehu yang hingga saat ini mengikuti proses belajar mengajar di tenda pengungsian.

satumalukuID - Sudah hampir memasuki dua bulan sejak gempa Magnitudo 6,5 pada 26 September 2019, aktivitas belajar mengajar di sejumlah wilayah yang terdampak gempa masih belum pulih seperti sedia kala.

Di Negeri Tulehu, banyak anak-anak sekolah yang melakukan aktivitas belajar di tenda-tenda pengungsian. Salah satu di antaranya dialami siswa-siswi SD Neger 12 Tulehu. Hingga kini proses belajar mengajar masih dilakukan di tenda pengungsian.

Hal yang sama juga masih terlihat di Negeri Liang. Rombongan peduli gempa dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR sempat mengunjungi sejumlah lokasi pengungsian dan sekolah-sekolah darurat, Selasa (19/11/2019).

Fraksi PKS sengaja berkunjung ke lokasi pengungsian di Maluku untuk menyerahkan bantuan kepada para korban gempa yang dananya diperoleh dari potongan gaji pertama mereka sebagai anggota DPR periode 2019 - 2024.

Lokasi yang dikunjungi yaitu tempat pengungsian Puncak Bumbun Neg. Liang Kabupaten Maluku Tengah, sekolah swasta dan negeri darurat, rumah sakit darurat serta gereja yang digunakan menampung pengungsi.

"Kedatangan Fraksi PKS DPR ke sini mengunjungi bapak, ibu, saudara dan anak-anak untuk menunjukkan empati dan kepedulian kami karena Fraksi PKS cinta kepada warga Maluku yang saat ini terkena musibah dan sebagian masih tinggal di pengungsian," kata pimpinan Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/11/2019).

Jazuli berharap respons cepat dan tepat dari Pemerintah untuk menolong masyarakat terdampak serta dalam melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-gempa.

"Kami ingin pastikan agar logistik kebutuhan dasar para korban khususnya yang tinggal di tempat-tempat pengungsian terpenuhi. Untuk itu pemerintah harus memiliki data akurat dan respons yang cepat dan tepat dalam mengkoordinir dan mendistribusikan bantuan," ungkapnya.

Tahap berikutnya baru rehabilitasi lingkungan dan rekonstruksi berbagai fasilitas publik termasuk rumah sakit, sekolah, pasar, jalan-jalan dan seterusnya, pungkas Jazuli.

Rombongan anggota Pimpinan Fraksi PKS DPR yang meninjau aktivitas belajar mengajar di tempat pengungsian di Negeri Liang, Maluku Tengah, Selasa (19/11/2019)

Penulis: M-15
Editor:Redaksi

Baca Juga