Sekilas Info

PENANGANAN KORBAN GEMPA

Sudah Bangun Sarana MCK Korban Gempa di Negeri Waai,  Target Baru Tim Wash PMI adalah Pulau Haruku

Ilustrasi anak-anak korban gempa di lokasi pengungsian

satumalukuID - Tim Water Sanitation and Hygiene (Wash) Palang Merah Indonesia (PMI) telah membangun sarana mandi, cuci dan kakus (MCK) dan kebutuhan dasar lainnya untuk keperluan korban bencana gempa bumi di Negeri Waai Pulau Ambon, Maluku Tengah. Berikutnya, Tim Wash PMI akan membangun fasilitas yang sama untuk korban terdampak gempa di Pulau Haruku.

"Kami terus memberikan dukungan kepada warga yang terdampak salah satunya melalui membangun tempat MCK untuk memenuhi kebutuhan dan ketersedian fasilitas bagi warga yang terdampak," kata Koordinator Lapangan Tim Wash di Ambon, Sukri melalui sambungan telepon, Minggu (10/11/2019).

Menurut dia, saat ini proses pembangunan sudah dilaksanakan dengan berkoordinasi dengan PMI provinsi dan relawan yang bertugas di lapangan. Salah satunya dengan pembangunan di Negeri Waai yang didasarkan hasil asesmen yang sudah dilakukan bersama relawan PMI Provinsi Maluku.

Rencananya Tim Wash juga akan membangun tempat MCK di Pulau Haruku dengan target sebangak delapan unit untuk memenuhi ketersediaan dan kebutuhan masyarakat di daerah itu.

Menurutnya, akses sanitasi dan tempat ini MCK yang didukung dengan sarana air bersih sangat dibutuhkan masyarakat terutama yang tinggal di beberapa shelter pengungsian korban gempa bumi yang memporak porandakan daerah tersebut termasuk fasilitas umum lainnya.

Hal ini dilakukan dalam upaya menjaga kesehatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di shelter dengan memberikan akses sanitasi dan tempat MCK yang dilengkapi dengan latrine serta proses pemasanganya sesuai dengan aturan.

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pemenuhan kebutuhan tersebut dan berharap selesai sesuai progres yang telah ditentukan," tambahnya.

Sukri mengatakan tujuan diadakannya kegiatan ini agar masyarakat bisa hidup layak dan mendapat fasilitas air, sanitasi yang sehat dan bermartabat serta warga mendapatkan edukasi tentang kebersihan lingkungan dan kebersihan diri.

Penulis: Alex Sariwating
Editor:Redaksi

Baca Juga