Sekilas Info

PENERIMAAN PAJAK

Pajak yang Dihimpun dari KPP Pratama Ambon Jauh Lebih Kecil Dibanding Jayapura dan Timika

satumalukuID - Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Papua-Maluku saat ini berhasil menghimpun pajak sebesar Rp8,4 triliun atau baru mencapai 70,9 persen. Dari jumlah tersebut, KPP Pratama Ambon baru menyumbang 1,679 Triliun. Lebih sedikit dibanding KPP Pratama Timika dan Papua.

Kasi Kerja Sama dan Humas Kanwil DJP Papua-Maluku Dicky Trisandi, Jumat (8/11/2019) mengatakan, untuk 2019 pihaknya ditarget perolehan pajak sebesar Rp 11,47 triliun.

Dari tujuh KPP menerimaan pajak terbesar berasal dari KPP Pratama Timika yakni mencapai Rp 2.959 miliar (2,959 triliun), KPP Pratama Jayapura Rp 1.679 miliar (1,679 triliun), KPP Pratama Ambon Rp1.160 miliar (1,160 triliun), KPP Pratama Sorong Rp806 miliar,KPP Pratama Manokwari Rp757 miliar, KPP Pratama Merauke Rp 415 miliar dan KPP Pratama Biak Rp 367 miliar,

Penerimaan pajak terbanyak berasal dari sektor usaha konstruksi sebesar 27,1 persen serta pertambangan dan penggalian 14,7 persen. Sedangkan penerimaan berdasarkan jenis pajak berasal dari PPh sebanyak Rp 4.47 triliun atau tumbuh 13,4 persen dari periode yang sama tahun 2018 dan PPN yang mengalami pertumbuhan 7,6 persen, kata Trisandi yang dihubungi melalui telepon selularnya dari Jayapura.

Ketika ditanya tentang upaya Kanwil DJP Papua-Maluku untuk mencapai target penerimaan pajak sebesar Rp 11.47 triliun, Trisandi mengatakan, pihaknya akan mengintensifkan kegiatan pengawasan pembayaran spt masa, optimalisasi pengawasan penyerapan belanja pemerintahan dan optimalisasi pengawasan sektor perdagangan.

Kanwil DJP Papua-Maluku, membawahi tujuh kantor pelayanan pajak (KPP) yaitu KPP Pratama Timika, Biak, Manokwari, Jayapura, Merauke, Ambon dan KPP Pratama Sorong.

Penulis: Evarukdijati/Ant
Editor:Redaksi

Baca Juga