Sekilas Info

SOLIDARITAS PEMUDA MALUKU

Event Malam Bae For Basudara di Maluku Mampu Gugah Kepedulian Warga Jakarta

satumalukuID/Aldi Josua Hetharia Penampilan Karsten n' Friends dalam acara Malam Bae For Basudara di Maluku yang digelar di Join Kpoi Gor Bulungan Blok M, Jakarta Selatan.

satumalukuID – Event bertajuk Malam Bae For Basudara di Maluku digelar di Join Kopi, Kawasan GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat (18/10). Acara ini diprakarsai Solidaritas Pemuda Maluku yang melibatkan para mahasiswa Maluku dan warga Maluku lainnya di Jabodetabek.

Acara dikemas dengan musik, puisi, tari dan doa. Sejumlah artis Maluku di Jakarta yang tampil di antaranya, 8Ball & The Bakutumbu, Igo Pentury, Ningsih Grasyella, dan Karsten n’Friends. Juga tampil Eko Poceratu, Alfrado Daniello Leuwol Aston Tomalima yang melantunkan puisi-puisi indah. Serta Tim Tari STT Pusat Jakarta dan  Paduan Terompet Blessing Sangkakala.

Etus  Fasak, salah satu aktivis PMKRI yang juga sebagai penggagas acara menjelaskan tujuan acara ini adalah untuk mengumpulkan donasi guna membantu para korban gemap di Maluku.

“Katong mau membantu basudara kita yang sampe saat ini masih terkena musibah di maluku baik yang ada di tempat pengungsian, yang rumah hancur dan segala macam,” kata Fasak kepada satumalukuID.

Dia menjelaskan teman-teman organisasi kepemudaan dan mahasiswa Maluku sudah tiga kali bergerak dalam kegiatan penggalangan dana. Yang pertama pada 28 September, kedua 6 oktober, dan ketiga pada 18 Oktober ini,

“Puji Tuhan di setiap kegiatan kami mendapat dukungan tidak hanya dari Join Kopi tempat kami mengadakan acara, tetapi juga dari warga Jakarta lainnya yang datang,” timpalnya.

Menurut Fasak, kegiatan ini digelar terbuka untuk semua. “Kami memakai satu nama saja Solidaritas Pemuda Maluku dan akan terus melakukan kegiatan guna membantu basudara korban gempa di Maluku.”

Dia memastikan, akhir Oktober akan mengirimkan perwakilan ke Maluku untuk menyerahkan bantuan yang sudah digalang selama ini.

Sebagai anak-anak Maluku, Fasak meyakinkan juga bahwa dia bersama rekan-rekannya mendukung apa yang sudah menjadi cita-cita Pemkot Ambon yang ingin menjadikan kota tersebut sebagai Kota Musik Dunia. “Sejalan dengan itu dalam setiap aksi penggalangan dana kami menampilkan music dengan menampilkan artis-artis berdarah Maluku,” ungkapnya.

Baca Juga