Sekilas Info

IAIN AMBON

Pimpinan DPRD Ambon Pastikan IAIN Ambon Dalam Proses Menjadi Universitas Islam Negeri

Daniel Leonard Mahasiswa IAIN Ambon (Aliansi Rakyat) Bergerak menyerahkan tuntutan kepada pimpinan sementara DPRD Maluku Lucky Wattimury dan Richard Rahakbau, Selasa (1/10/2019).

satumalukuID - Pimpinan sementara DPRD Maluku, Lucky Wattimury mengatakan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon akan dinaikkan statusnya menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Ambon.

"Proses kenaikkan status ini sementara berjalan dan sudah dilakukan pemaparannya di tingkat pusat," kata Wattimury di Ambon, Selasa (1/10/2019).

Penjelasan Wattimury disampaikan saat bersama wakil pimpinan sementara DPRD Maluku, Richard Rahakbauw menerima Mahasiswa IAIN Ambon (Aliansi Rakyat) Bergerak yang melakukan aksi demo damai dan dialogis dikoordinir Hamid Fakubun.

Menurut dia, bila status IAIN Ambon naik menjadi Universitas Islam Negeri maka pendidikan di daerah ini akan semakin maju dan berkembang.

Sementara Richard Rahakbauw yang menerima kehadiran puluhan mahasiswa ini menyambut positif sikap para mahasiswa yang bersedia melakukan dialog serta berkomunikasi.

DPRD adalah lembaga yang ditetapkan dengan aturan-aturan, bersifat terbuka dalam menerima aspirasi dan haruslah santun dalam menyalurkan aspirasi dimaksud.

"Tuntutan yang ada ini akan kita rumuskan mana yang perlu dimasukan dalam sikap kita dan disampaikan ke pemerintah melalui gubernur," katanya.

Koordinator Hamid Fakaubun menyebutkan, mahasiswa IAIN Ambon (Aliansi Rakyat) Bergerak menyerahkan delapan tuntutan mereka kepada pemerintah melalui wakil rakyat di DPRD Provinsi Maluku. Di antaranya  mendesak penundaan untuk melakukan pembahasan ulang terhadap pasal-pasal yang bermasalah dalam revisi RUU KUHP serta mendesak presiden mengeluarkan Perppu dan mendesak DPR RI melakukan judicial review atau uji materil terhadap UU KPK yang baru saja disahkan pada 17 September 2019.

Penulis: Daniel Leonard
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!